Pemprov Bali Ajak Umat Islam Takbiran dan Salat Id di Rumah Saja

Pemprov Bali mengajak umat Islam yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H atau Lebaran bijak di tengah pandemi COVID-19. Kegiatan salat, takbiran hingga silahturahmi diminta dilakukan di rumah saja.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Bali, Made Dewa Indra, mengatakan seluruh tokoh agama Muslim di Bali telah sepakat melaksanakan kegiatan Idul Fitri tetap di rumah.
"Para pemimpin agama Muslim di Bali baik Dewan Masjid, pengurus NU, Muhammadiyah, dan sebagainya bersepakat untuk melaksanakan Idul fitri dalam nuansa pencegahan COVID-19 yakni melaksanakan salat Idul fitri di rumah, tidak di lapangan, dan tidak di Masjid," kata Indra, Jumat (22/5).
"Tidak melakukan pawai, takbiran dan dianjurkan melakukan silahturahmi untuk kontak fisik tapi cukup lewat online," sambung Indra.
Indra mengatakan, Pemprov Bali juga telah mengirimkan surat edaran kepada pusat perbelanjaan modern dan tradisional untuk menetapkan protokol kesehatan bagi warga berbelanja merayakan Idul Fitri.
"Menerapkan pemakaian masker, penjual dan pembeli membawa sanitizer, " kata Indra.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
