Pemprov DKI: 198 Hewan Kurban Sakit, 349 Tak Cukup Umur, dan 10 Cacat

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemprov DKI Jakarta sejak beberapa minggu lalu melakukan penertiban dan pengecekan terhadap hewan kurban yang akan menjadi konsumsi warga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni mengatakan, sejauh ini Pemprov DKI telah memeriksa hewan kurban di 1.300 titik. Ada pun rincian hewan kurban yang diperiksa yakni sebanyak 21.206 ekor sapi, 556 ekor kerbau, 60.579 ekor kambing, dan 6.190 ekor domba.
Dari data yang dicatat Pemprov DKI per 8 Agustus pukul 17.05 WIB, dari 88.531 hewan yang diperiksa di seluruh titik, ditemukan 198 hewan kurban yang sakit, 10 mengalami cacat, dan 349 lainnya tidak cukup umur.
"Sakit itu biasa," ujar Darjamuni saat dikonfirmasi, Jumat (9/8).
Sementara dari pemeriksaan 6.289 hewan kurban yang terdiri dari 768 sapi, 1 kerbau, 5.439 kambing, dan 90 domba, di 104 lokasi di Jakarta Pusat, terdapat 8 hewan kurban bermasalah. 7 di antaranya tercatat sakit dan 1 lainnya tidak cukup umur. Hewan kurban yang diperiksa di titik ini berasal dari ternak di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan NTB.
Untuk wilayah di Jakarta Barat, Pemprov DKI mencatat jumlah hewan kurban bermasalah mencapai 298. Jumlah ini didapat dari pemeriksaan 14.278 hewan kurban di 216 titik dengan memeriksa 3.631 sapi, 78 kerbau, 9.228 kambing, dan 1.341 domba.
"21 sakit, 2 cacat, 275 tidak cukup umur. Dari asal ternak Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB," terangnya.
Sedangkan di Jakarta Utara, dari 161 titik yang dicek terdapat 66 hewan kurban bermasalah. Sebanyak 52 hewan kurban terindikasi sakit, 3 cacat, dan 11 lainnya belum cukup umur. Pengecekan dilakukan pada 10.394 hewan kurban yang terdiri dari 2.774 sapi, 3 kerbau, 6.744 kambing, dan 873 domba.
Sementara dari 479 titik di Jakarta Timur, dari 31.166 hewan kurban yang diperiksa, terdapat 110 hewan kurban bermasalah. Pemprov DKI mencatat terdapat 66 hewan kurban yang sakit, 4 cacat, dan 40 lainnya tidak cukup umur.
"Rincian 7.728 sapi, 88 kerbau, 21.371 kambing, 1.979 domba. Asal ternak dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB," jelasnya.
