Pemprov DKI Beri Holywings "SP 1" Usai Promo Miras Nama Muhammad dan Maria

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Holywings.  Foto: Intan Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Holywings. Foto: Intan Khansa/kumparan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) menjatuhkan "SP 1" kepada pihak manajamen Holywings yang berada di bawah naungan PT Aneka Bintang Gading.

“Sudah kami berikan teguran tertulis pertama kepada manajemen Holywings, kemarin,” Kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Iffan, saat dihubungi oleh wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/6).

Surat teguran ini terkait dengan postingan Holywings promo miras bagi pemilik nama Muhammad dan Maria. Promosi yang dilakukan Holywings dinilai melewati batas karena menyinggung unsur agama.

“Manajemen harus punya kewajiban untuk menjaga norma, baik itu agama, wajib menjaga moral, maupun kewajiban tentang hal lainnya ya apalagi ini berkaitan dengan SARA ya,” lanjutnya.

Holywings promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria. Foto: Dok. Istimewa

Sifat teguran ini memang baru surat teguran pertama. Iffan menambahkan surat teguran ini berlaku kelipatan sampai surat teguran ketiga.

“(Kalau berlanjut) teguran tertulis kedua, ketiga, sampai nanti tindakan pencabutan izin atau pembekuan sementara,” jelas Iffan.

Namun, pihak Holywings sudah menghapus promosi miras tersebut dan mengeluarkan ucapan maaf secara tertulis yang di unggah di media sosialnya. Iffan juga mengatakan pihak Holywings telah menerima surat peringatan.

“Mereka menerima sih, karena mereka memang terlihat di instagramnya mengakui kesalahannya,” tutur Iffan.

Permintaan maaf Holywings. Foto: Twitter/holywingsindo

Holywings sebelumnya mengunggah promosi minuman beralkohol gratis bagi pengunjung yang memiliki nama Muhammad dan Maria. Promosi tersebut diunggah di media sosial dan viral.

Tidak lama, unggahan itu kemudian mendapat kecaman banyak netizen. Holywings pun telah menghapus unggahannya tersebut.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Holywings menyampaikan permintaan maaf. Mereka berdalih promosi tersebut di luar persetujuan manajemen. Mereka menegaskan tidak ada unsur kesengajaan untuk mengaitkan unsur agama dalam promosi mereka.