Pemprov DKI Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu Lansia yang Kesulitan Biaya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Bakti Kesehatan (operasi katarak gratis, cek kesehatan gratis dan bantuan kacamata) oleh Pemprov DKI Jakarta di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Bakti Kesehatan (operasi katarak gratis, cek kesehatan gratis dan bantuan kacamata) oleh Pemprov DKI Jakarta di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Bakti Kesehatan berupa operasi katarak, pembagian kacamata, dan cek kesehatan gratis bagi warga lanjut usia yang kurang mampu.

Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur ini merupakan rangkaian Peringatan Hari Ibu 2025, bekerja sama dengan TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Pusat, TP PKK Provinsi DKI Jakarta, dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Ketua TPP PKK Pusat Tri Tito Karnavian mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan mata.

“Hari ini tidak hanya operasi katarak terhadap 110 orang yang memerlukan, tapi juga ada kegiatan bantuan kacamata gratis dan juga cek kesehatan gratis, yang adalah program pemerintah dan terutama juga Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta,” ujar Tri Tito di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/12).

Suasana Bakti Kesehatan (operasi katarak gratis, cek kesehatan gratis dan bantuan kacamata) oleh Pemprov DKI Jakarta di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Tri mengungkapkan, tingginya minat membuat jumlah pendaftar melampaui kuota.

“Tahun lalu 2024 dan ini kita lanjutkan lagi 2025, karena ternyata memang banyak sekali peminat untuk operasi katarak. Kita karena kuota 100 orang, tadinya 100 orang tapi kita akhirnya menerima 110, padahal sebetulnya yang mendaftar itu 300-an orang,” katanya.

Ia menambahkan, keterbatasan tenaga medis dan ruang operasi membuat sebagian pendaftar belum dapat ditangani tahun ini.

“Tapi karena memang keterbatasan tenaga medis dan juga tempat, sehingga baru bisa terlaksana 110 orang. Mudah-mudahan kegiatan yang belum mendapatkan fasilitas ini bisa dilaksanakan di lain kesempatan, bekerja sama dengan pihak-pihak yang lain,” tuturnya.

Ketua TPP PKK Provinsi DKI Jakarta Hani Pramono Anung menyampaikan, kegiatan ini menjadi wujud keberpihakan Pemprov terhadap warga yang membutuhkan, khususnya lansia yang kesulitan akses layanan kesehatan mata.

Suasana Bakti Kesehatan (operasi katarak gratis, cek kesehatan gratis dan bantuan kacamata) oleh Pemprov DKI Jakarta di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

“Momentum Hari Ibu Tahun 2025 ini memberi makna yang lebih luas dari sekadar perayaan simbolik. Melalui kegiatan bakti kesehatan, kita menegaskan bahwa perhatian kepada para ibu adalah juga perhatian kepada kesehatan keluarga dan kualitas hidup masyarakat,” ujar Hani.

Ia menekankan banyak warga, terutama lansia, belum mampu mendapatkan layanan operasi katarak.

“Di Jakarta, akses layanan kesehatan terus membaik. Namun masih ada warga, khususnya para lansia, yang mengalami keterbatasan untuk mendapatkan layanan operasi katarak,” jelasnya.

Suasana Bakti Kesehatan (operasi katarak gratis, cek kesehatan gratis dan bantuan kacamata) oleh Pemprov DKI Jakarta di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan total 110 pasien menjalani operasi hari ini, hasil dari proses pendaftaran dan skrining kesehatan yang sudah dilakukan beberapa minggu sebelumnya.

Selain operasi, Pemprov DKI juga membagikan ribuan kacamata secara gratis untuk ribuan warga.

“Ada pemberian kacamata gratis untuk 3.400 warga, terdiri atas 1.700 murid sekolah dan 1.700 masyarakat yang membutuhkan kacamata berusia di atas 40 tahun,” lanjutnya.

Untuk layanan cek kesehatan gratis, kegiatan dilaksanakan serentak dari 8–12 Desember di lima wilayah kota hingga Kepulauan Seribu.

“Kami targetkan minimal dalam 8 sampai 12 Desember bisa sekurangnya 5.000 peserta CKG (Cek Kesehatan Gratis) yang akan mendapat pelayanan CKG,” ungkap Dwi.