Pemprov DKI: Karyawan Lapor Pelanggaran Jangan Dimusuhi, Harusnya Terima Kasih

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana gedung perkantoran di jalan Sudirman, Jakarta. Foto: Helmi Afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana gedung perkantoran di jalan Sudirman, Jakarta. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Kantor-kantor di Jakarta diminta untuk melaporkan ke Pemprov DKI jika ada karyawannya yang positif corona. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Andri Yansyah memastikan kerahasiaan identitas karyawan yang melaporkan kantornya yang melanggar protokol corona.

Andri menilai perusahaan semestinya berterima kasih kepada karyawan yang berusaha ikut memutus rantai penularan corona. Bahkan, ia meminta agar karyawan yang melapor tak dimusuhi.

"Iya dong (dijamin kerahasiaannya). Kan kita sudah bilang kalau ada yang lapor-lapor seperti itu malah justru perusahaan berterima kasih. Berarti sudah diingatkan untuk tetap memutus mata rantai penyebaran COVID, jangan malah dimusuhin," kata Andri kepada wartawan, Senin (14/9).

Karyawan menggunakan pelindung wajah dan masker saat melakukan aktivitas di pusat perkantoran, kawasan SCBD, Jakarta, Senin (8/6/2020). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Saat ini, jajarannya terus bekerja melakukan sidak rutin setiap hari ke kantor-kantor di Jakarta. Dari 25 tim yang disiagakan, minimal masing-masing tim mendatangi 3 perusahaan sehari untuk mengecek protokol kesehatan di kantor tersebut.

Selain melakukan sidak mandiri, Disnaker DKI juga melakukan pemeriksaan berdasarkan laporan masyarakat atau internal kantor.

embed from external kumparan

"Kadang karyawan juga ada sedikit kekhawatiran, takut, biasanya mereka lapor sembunyi, di aplikasi yang kita bangun atau juga bisa WA langsung, baik ke saya atau dari insan media juga banyak yang melaporkan. Dari laporan itu kita lakukan sidak atau pemeriksaan," jelasnya.

"Jadi, pemeriksaan yang kita lakukan berdasarkan laporan dari perusahaan. Kedua, laporan masyarakat. Karyawan internal sendiri. Ketiga, dari jadwal yang sudah kita susun," tutup Andri.

=====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona