Pemprov DKI ke Ahmad Dhani: Museum di Jakarta Sudah Berkembang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Museum Wayang (Foto: Jakarta Walking Tour)
zoom-in-whitePerbesar
Museum Wayang (Foto: Jakarta Walking Tour)

Pernyataan musisi Ahmad Dhani yang menyebut Pemprov DKI lebih banyak fokus membangun infrastruktur dan melupakan pembangunan museum dibantah Pemprov DKI Jakarta. Tim Ahli Cagar Budaya Pemprov DKI Chandrian Attahiyat menyebut jumlah pengunjung museum di Jakarta dari tahun ke tahun makin meningkat.

Ia menilai pernyataan Ahmad Dhani bahwa DKI tak beradab sangat tak berdasar. Selain jumlah pengunjung museum yang naik, komunitas pencinta museum juga makin banyak.

"Museum di Jakarta sudah mulai berkembang. Jangan hanya melihat fisiknya, tapi manajemennya juga. Jumlah pengunjung bertambah dari tahun ke tahun. Minat ke museum itu sudah tumbuh dari masyarakat, sudah ada komunitasnya sendiri," ucapnya ketika dihubungi kumparan (kumparan.com), Selasa (4/7).

Jumlah cagar budaya yang ada di Jakarta, kata dia, juga semakin bertambah. Berdasarkan SK Gubernur Nomor 475 tahun 1993, saat itu hanya terdapat 216 cagar budaya di Indonesia. Namun saat ini, Chandrian menjelaskan, tim ahli cagar budaya sudah menginventaris sejumlah 660 obyek yang akan dijadikan cagar budaya.

"Tinggal menunggu kajiannya agar ditetapkan jadi cagar budaya," pungkasnya.

Anggota Tim Ahli Cagar Budaya DKI Jakarta, Mundardjito mengatakan, sejak awal tahun 2017, Pemprov Jakarta sudah menggiatkan pengembangan museum bahari di kawasan Pasar Ikan. Kegiatan ini sesuai dengan program pengembangan cagar budaya di DKI Jakarta.

Kata dia, saat ini Tim Ahli Cagar Budaya tengah merekam gedung rempah-rempah yang akan dijadikan museum tersebut.

"Museum Bahari itu di dalamnya gedung rempah-rempah. Ini sedang kami kaji. Total ada 662 bangunan dari Utara sampai Selatan. Yang dikaji baru 90an bangunan," jelas Mundardjito saat dihubungi.

Sebagai catatan, pada tahun 2016, Pemprov DKI mengalokasikan dana sebesar Rp. 5.161.688.535,- untuk pusat konservasi cagar budaya DKI Jakarta.

Sekadar diketahui, Ahmad Dhani menyebut DKI sebagai kota kurang beradab karena Basuki Tjahaja Purnama dulu hanya fokus membangun infrastruktur.

"Ya semua tahulah bahwa Jakarta ini kota kurang beradab, harus ada peradaban, butuh peradaban. Selama ini Ahok cuma bisa membangun jembatan, jalan, sama gedung," ujar Dhani, Senin (3/7).