Pemprov DKI Siapkan Jalur LRT di Jakut, Sambungkan Kelapa Gading hingga PIK 2

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KAI menginformasikan bahwa operasional LRT Jabodebek tetap normal dan aman pasca gempa dengan magnitudo 4,9 yang terjadi di Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
KAI menginformasikan bahwa operasional LRT Jabodebek tetap normal dan aman pasca gempa dengan magnitudo 4,9 yang terjadi di Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB. Foto: Dok. Istimewa

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana pembangunan jalur baru LRT yang akan melayani kawasan Jakarta Utara.

Proyek tersebut, kata Pramono, sudah mendapatkan persetujuan dan sedang dalam tahap persiapan teknis.

“Sekarang ini, kita akan segera membuat dan proyeknya sudah disetujui, LRT dari Velodrome, Kelapa Gading, Tanjung Priok, kemudian ke JIS (Jakarta International Stadium), ke Ancol, dan nanti terus sampai dengan PIK 2. Sehingga koridor utara ini kita buka,” ujar Pramono di Grand Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10).

Menurutnya, pembukaan jalur LRT tersebut akan mempermudah akses menuju JIS yang selama ini kerap dikeluhkan sulit dijangkau dengan kendaraan pribadi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara Top Team Workshop BTN di Grand Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

“Dan kalau itu dibuka, maka saya yakin yang namanya JIS, yang dulu orang selalu mengeluh kalau pergi ke JIS, sekarang tidak. Karena untuk orang ke JIS kalau naik mobil itu sengsara banget,” ucapnya.

Pramono menambahkan, nantinya pengunjung yang menuju JIS dapat memarkir kendaraan di kawasan Ancol dan melanjutkan perjalanan menggunakan shuttle bus atau buggy car yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta.

“Maka dengan demikian kalau nanti ini terhubungkan, semua mobil yang akan ke JIS harus masuk Ancol. Kemudian mobil itu diparkir di Ancol dan kemudian ke JIS-nya naik shuttle bus atau naik buggy car yang akan kita persiapkan,” katanya.

Lebih lanjut, Pramono menegaskan rencana pembangunan LRT di utara Jakarta menjadi salah satu prioritas transportasi yang sedang difinalkan.

“Yang pertama memang kita akui untuk wilayah Utara dibandingkan wilayah Tengah dan Selatan, Jakarta ini ada kemacetan yang terjadi,” ujar Pramono.

Suasana jembatan penyeberangan integrasi dari Stasiun LRT Cikoko menuju Stasiun KRL Cawang, Jakarta, Senin (1/9/2025). Foto: Nadia Riso/kumparan

“Dan kami sekarang ini sudah secara resmi menyampaikan, berdiskusi, menyampaikan untuk membuka trase baru mulai dari Kelapa Gading, Tanjung Priok, kemudian ke JIS, Ancol dan mudah-mudahan nantinya akan sampai dengan PIK 2 yang trase untuk LRT,” tambah dia.

Ia menambahkan, saat ini terdapat dua alternatif trase yang tengah dikaji lebih lanjut.

“Dan sekarang sedang dalam pengurusan. Memang ada dua yang akan segera diputuskan, apakah memulai yang tadi (Jakarta Utara) atau perpanjangan dari Manggarai ke Dukuh Atas. Jadi dua pilihan itulah yang kemudian akan difinalkan. Kami sudah rapat dua kali, mudah-mudahan segera akan dilakukan,” pungkasnya.