Pemprov Jabar Salurkan 8,7 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemprov Jabar distribusikan 8,7 juta liter air bersih untuk 450 ribu warga terdampak kekeringan di 23 kabupaten/kota, Selasa (11/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Jabar
zoom-in-whitePerbesar
Pemprov Jabar distribusikan 8,7 juta liter air bersih untuk 450 ribu warga terdampak kekeringan di 23 kabupaten/kota, Selasa (11/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Jabar

Sebanyak 8,7 juta liter air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat yang kekurangan air saat musim kemarau. Hingga 10 Agustus 2026, distribusi air dilakukan ke 23 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar Teten Ali mengatakan, tiga wilayah yang mendapat distribusi air bersih terbanyak yakni Kabupaten Bekasi 3,8 juta liter, Kabupaten Bogor 1,5 liter dan Kabupaten Karawang 595.000 liter.

Besarnya pendistribusian air bersih ke tiga wilayah itu dilakukan dengan pertimbangan banyaknya jumlah warga terdampak kekeringan sumber air. Di Kabupaten Bekasi, jumlah warga terdampak kekeringan sumber air sebanyak 44.892 orang. Mereka berada di sembilan kecamatan.

Pemprov Jabar distribusikan 8,7 juta liter air bersih untuk 450 ribu warga terdampak kekeringan di 23 kabupaten/kota, Selasa (11/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Jabar

Sementara, di Kabupaten Bogor sebanyak 170.892 orang di 30 kecamatan yang terdampak kekeringan sumber air. Adapun, warga di Kabupaten Karawang yang mengalami kekeringan sumber air sebanyak 27.553 orang di lima kecamatan.

Total warga terdampak kekeringan sumber air di Jawa Barat sebanyak 450.383 orang yang terdiri dari 140.765 kepala keluarga. Mereka berada di 153 kecamatan di 334 kelurahan/ desa.

Pemprov Jabar distribusikan 8,7 juta liter air bersih untuk 450 ribu warga terdampak kekeringan di 23 kabupaten/kota, Selasa (11/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Jabar

"Bantuan air bersih kepada masyarakat tak hanya berasal dari BPBD kabupaten/ kota, tetapi juga Baznas, Palang Merah Indonesia (PMI), PDAM, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Selain itu, Kodim, komunitas dan dunia usaha," ujar Teten, Selasa (11/8/2026).

Pemprov Jabar distribusikan 8,7 juta liter air bersih untuk 450 ribu warga terdampak kekeringan di 23 kabupaten/kota, Selasa (11/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Jabar

Sementara dukungan BPBD Provinsi Jawa Barat diwujudkan dengan meminjamkan beberapa mobil tangki air untuk penyaluran air bersih di kabupaten kota, terus memetakan dinamika potensi ancaman dan mensosialisasikan upaya mitigasi kekeringan di media sosial serta terus mengkoordinasikan ketersediaan air bersih dengan instansi-instansi lain yang memiliki sumber daya.

Pemprov Jabar distribusikan 8,7 juta liter air bersih untuk 450 ribu warga terdampak kekeringan di 23 kabupaten/kota, Selasa (11/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Jabar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah menyalurkan air bersih kepada masyarakat.