Pemprov Jateng Akan Buat Sodetan Atasi Banjir di Sayung Demak, Anggaran Rp 6,4 M

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek titik lokasi sodetan sungai Sayung, Kabupaten Demak, Senin (27/10/2025).  Foto: Dok. Pemprov Jawa Tengah
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek titik lokasi sodetan sungai Sayung, Kabupaten Demak, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Pemprov Jawa Tengah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membuat sodetan di Sungai Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, untuk mengatasi banjir di depan pabrik Polytron di Jalan Raya Kaligawe, Genuk, Kota Semarang. Proyek ini akan menelan anggaran hingga Rp 6,4 miliar.

Banjir biasa terjadi di Jalan Kaligawe yang juga dikenal sebagai Jalan Pantura Semarang-Demak. Bulan ini, banjir di sana terjadi sejak 22 Oktober hingga hari ini. Ketinggian mencapai 90 cm.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sudah mengecek titik lokasi sodetan Sungai Sayung, Kabupaten Demak, Senin, 27 Oktober 2025. Sodetan dibuat lantaran di lokasi tersebut air selalu menggenang dan mengganggu lalu lintas di jalur Pantura Semarang-Demak.

Sejumlah kendaraan melintasi banjir di Jalan Pantura Kaligawe, Kota Semarang. Foto: Dok. Istimewa

"Kita harus punya terobosan kreatif untuk menyiasati. Sudah ditinggikan jalan tapi tidak menyelesaikan masalah. Maka kita sampaikan ke Kementerian PU untuk kita lakukan sodetan," ujar Luthfi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau banjir di Genuk, Kota Semarang, Senin (27/10/2025). Foto: Pemprov Jawa Tengah

Genangan air di depan pabrik Polytron menutup jalan Pantura sepanjang kurang lebih 500 meter (KM 08+200 s.d. 08+700) di kedua jalur. Selain karena elevasinya yang rendah, drainase ke arah Sungai Babon dan Sungai Sayung tidak berkerja dengan baik, dan sipon di tempat itu juga tidak optimal mengalirkan air ke Sungai Menyong.

"Sodetan ini untuk dipasang pipa langsung ke arah sungai dengan didirikan pompa di sini. Harapannya banjir di wilayah bisa diatasi," jelas Luthfi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek titik lokasi sodetan sungai Sayung, Kabupaten Demak, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Pemprov Jawa Tengah

Luthfi memastikan, seluruh pelayanan publik serta mobilitas masyarakat tidak boleh terganggu. Dan penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak harus tepat sasaran.

"Mobilitas masyarakat, anak sekolah, dan sebagainya tidak boleh terganggu dengan adanya cuaca seperti ini. Ini yang harus kita rapatkan sehingga seluruh OPD, baik dinas provinsi dan kabupaten, serta kementerian bergerak bersama sebagai perwujudan hadirnya negara di tengah masyarakat," kata Luthfi.

Foto udara sejumlah kendaraan melintasi banjir yang masih menggenangi jalur utama pantura Semarang-Demak di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/10/2025). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO