Pemprov Jatim Respons Risma yang Keluhkan 50% Pasien Corona dari Luar Surabaya

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluh terhadap banyaknya pasien positif corona dari daerah lain yang dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

Berdasarkan data yang dimilikinya, disebutkan 50 persen pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit Surabaya dari luar kota.

“Kalau hitungan saya, pasien (luar Surabaya) itu ada sebanyak 50 persen. Jadi kadang mereka datangnya ke UGD, di RS Soewandie, di RS BDH, itu ada pasien luar Surabaya,” kata Risma dengan nada tinggi, di Balai Kota Surabaya, Senin (11/5).

"Kenapa masih terima (pasien) terus dari luar? Padahal ada rumah sakit rujukan di Jatim yang sudah ditunjuk. Kan ndak fair kalau semua (masuk ke rumah sakit di Surabaya),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi menegaskan, bahwa sesuai dengan kode etik dokter dilarang menolak pasien.

Petugas medis membawa pasien virus corona dari ambulans menuju rumah sakit S Thomas di London, Inggris. Foto: REUTERS/Hannah McKay

Lebih lanjut, Dirut RSUD dr Soetomo menerangkan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) sepakat, bahwa merawat pasien tidak boleh membeda-bedakan berdasarkan ras, agama, kedaerahan, ataupun politik.

"Itu etika kedokteran. Artinya kalau Pemerintah Provinsi Jatim membuat rumah sakit khusus untuk masyarakat Jatim dan orang Kalimantan, orang Jawa Tengah enggak boleh masuk itu enggak etis. Gak diperkenankan di dunia kedokteran. Coba dibuka etika kedokteran,” terang Joni di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

embed from external kumparan

Joni menyebut, hingga kini ada 95 persen pasien corona di RSUD dr. Soetomo adalah warga Surabaya.

"Rumah sakit dr. Soetomo yang saya tahu persis, pasien itu 95 persen itu ya orang Surabaya. Saya enggak tau di rumah sakit lain apakah memang banyak yang dirawat yang dari luar. Perlu di-update datanya, karena di Soetomo tidak berbicara seperti itu," pungkasnya.

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.