Pemprov Sumut Imbau Warga yang Ingin ke Luar Kota saat Long Weekend Tes Swab

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jurnalis mengikuti tes usap (swab test) COVID-19 gratis yang digelar Pertamina di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Jurnalis mengikuti tes usap (swab test) COVID-19 gratis yang digelar Pertamina di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Satgas Penanganan COVID-19 Sumatera Utara mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar daerah selama long weekend 28 Oktober-30 Oktober 2020. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran corona.

“Satgas COVID-19 telah mengantisipasi libur ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/5876/SJ tentang antisipasi penyebaran COVID-19 pada libur dan cuti bersama,” ujar Jubir Satgas COVID-19 Sumut Whiko Irwan di Medan, Selasa (27/10).

Terkait edaran itu, kata Whiko, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi telah mengeluarkan beberapa poin imbauan.

“Pertama, masyarakat diminta selama cuti bersama menghindari perjalanan ke luar daerah. Kedua, bila harus ke luar daerah agar dilakukan test swab PCR atau rapid test, atau menyesuaikan aturan moda transportasi yang berlaku untuk memastikan pelaku perjalanan bebas CCOVID-19,” ujar

“Ketiga, pelaku perjalanan juga disarankan melakukan tes PCR atau rapid test untuk memastikan pelaku perjalanan tetap negatif COVID-19,” ujar Whiko.

Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Keempat, terkait Maulid Nabi Muhammad SAW, warga yang memperingatinya diminta memperhatikan protokol kesehatan.

Kelima, bagi penyelenggara seni budaya dan tradisi juga diminta mematuhi protokol kesehatan dan menghindari terjadinya kerumunan.

“Keenam, Satgas COVID-19 daerah diminta intensif melakukan monitoring, penegakan disiplin protokol kesehatan, dan pengawasan,” ujar Whiko.

Dengan imbauan ini Whiko berharap masyarakat mematuhi dan menerapkannya.

Kesembuhan Pasien Corona di Sumut Meningkat

Whiko juga menerangkan bahwa tingkat kesembuhan COVID-19 di Sumut terus meningkat. Data Minggu (25/10) menunjukkan tingkat kesembuhan corona di Sumut mencapai 81,21%.

“Meningkat 0,79 poin dibanding Minggu sebelumnya. Angka tersebut di atas angka kesembuhan COVID-19 tingkat nasional yakni 80,51% di hari yang sama. Sedangkan angka kematian sebesar 4,11%, menurun 0,07 poin dibandingkan Minggu sebelumnya 4,18%,” ujar Whiko

Sementara untuk update terakhir data COVID-19 di Sumut, per Senin (26/10) terdapat penambahan 618 kasus positif, sehingga total keseluruhan masyrakat yang positif corona berjumlah menjadi 12.655 orang.

“(Lalu) Angka kesembuhan bertambah 569 kasus sehingga total menjadi 10.286 orang dan (pasien) meninggal jumlahnya 523 orang bertambah 17 orang. Sedangkan untuk suspek berada di angka 914 dan total spesimen yang diuji sebanyak 136.318 atau bertambah 16.152 spesimen,” tutupnya.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

embed from external kumparan