Pemuda Bravo-5 Sebut Anak Anggota DPR PDIP Terlebih Dulu Acungkan Jari Tengah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

DPP Pemuda Pejuang Bravo Lima membantah bahwa Ketua Pemuda Pejuàng Bravo Lima, Ali Fanser Marasabessy dan rekannya FM, memicu terjadinya perkelahian dengan anak anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia, Justin Frederick.

Sekretaris Pemuda Pejuang Bravo Lima, Ahmad Zazali mengatakan, kejadian tersebut berawal dari Justin yang mengacungkan jari tengah kepada Ali Fanser dan FM saat di Tol Dalam Kota arah Cawang.

Ahmad mengeklaim, justru Ali Fanser yang menjadi korban pemukulan terlebih dulu oleh Justin. Hal itu yang menjadi pemicu perkelahian antara Justin dengan FM.

“Bahwa perlu kami luruskan yang terjadi sebenarnya adalah JF yang terlebih dahulu mengacungkan jari tengah ("berengsek") ketika mobilnya didahului oleh kendaraan yang ditumpangi AFM. Lalu kendaran yang ditumpangi AFM menghentikan JF untuk menanyakan maksud JF mengacungkan jari tengah tadi,” kata Ahmad dalam keterangannya, Minggu (5/6).

kumparan post embed

“Dan JF dengan nada tinggi terlihat marah serta menantang, lalu memukul AFM terlebih dahulu. Melihat AFM diperlakukan demikian, FM rekan semobil AFM, spontan membela sehingga terjadi perkelahian,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa perkelahian antara Justin dengan FM dilakukan secara spontan dan tidak ada maksud apa pun.

“Karena antara AFM dan JF tidak saling kenal sebelumnya,” jelasnya.

Pemuda Pejuang Bravo Lima kini akan melaporkan balik Justin k Polda Metro Jaya besok. Ia pun menyarankan masalah diselesaikan dengan restorative justice.

“Bahwa dengan mempertimbangkan kejadian tersebut di atas, dan sebagai wujud dukungan Pemuda Pejuang Bravo Lima terhadap upaya membumikan Pancasila melalui penyelesaian sengketa keadilan restoratif (restorative justice), maka kami berhadap pendekatan ini dikedepankan untuk kasus ini,” pungkasnya.