Pemuda di Makassar Minta Maaf Potong Rombongan Presiden Jokowi
·waktu baca 2 menit

Junawanisu Darul Azwar alias Darul (18 tahun), meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena memotong rombongannya saat kunjungan kerja di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Darul mengatakan tak sengaja memotong rombongan hingga nyaris menabrak mobil orang nomor satu di Indonesia tersebut. Ia mengaku panik lihat banyak TNI-Polri.
"Saya minta maaf kepada bapak Presiden dan TNI-Polri atas aksi saya," kata Darul saat diperlihatkan polisi di Makassar, Kamis (30/3).
Saat itu, Darul bercerita, ia takut melihat banyak petugas TNI-Polri karena ia mengendarai sepeda motor brong dan tak mengenakan helm. Sehingga, sempat mencari jalur atau jalan alternatif menghindari petugas.
"Saya panik langsung memotong ke kanan dan lawan arus," katanya.
Darul mengaku salah atas perbuatannya. Ia juga tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Jokowi karena telah memaafkan perbuatannya. Meminta polisi tidak membawanya ke ranah hukum.
"Terima kasih bapak presiden dan TNI Polri tidak menindaklanjuti dan terima kasih mau membina saya," kata Darul.
Diketahui, Darul sebelumnya diamankan oleh Resmob Polda Sulsel dan Jatanrasa di Jalan Batua Raya Makassar, karena telah memotong rombongan Presiden Jokowi di Makassar pada Rabu (28/3) kemarin.
Aksinya yang viral itu, kemudian menjadi perhatian banyak orang. Tapi, belakangan Presiden Jokowi angkat bicara dan minta Darul tidak diproses hukum. Sehingga, ia dilepas kepolisian dan hanya dibina.
