Pemudik Diwanti-wanti Cuaca Hujan: Awas Banjir Rob di Jateng

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan bermotor yang didominasi pemudik melaju perlahan menembus jalan raya pantura Demak KM Surabaya-Semarang yang terendam limpahan air laut ke daratan (rob) di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan bermotor yang didominasi pemudik melaju perlahan menembus jalan raya pantura Demak KM Surabaya-Semarang yang terendam limpahan air laut ke daratan (rob) di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO

Wakil Ketua Komisi V DPR, Syaiful Huda, mengingatkan potensi cuaca hujan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Ia meminta pemerintah mengantisipasi berbagai dampak yang muncul, termasuk banjir rob di sejumlah wilayah.

Huda menyebut informasi tersebut merujuk pada rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait prakiraan cuaca selama periode mudik.

“Menyangkut soal isu bahwa BMKG sudah mengeluarkan, rilis di rentang tanggal 18 hari mudik ini, 18 hari mudik ini, baik mudik maupun balik, cuacanya masih hujan,” kata Huda dalam diskusi di DPR, Kamis (5/3).

Personel Satlantas Polres Demak mengatur arus lalu lintas jalur utama Pantura Demak KM Surabaya-Semarang yang tergenang banjir rob atau limpasan air laut ke daratan di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO

Ia meminta kondisi tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar para pemudik dapat mengantisipasi berbagai risiko di perjalanan.

“Ini perlu menjadi perhatian dan disampaikan secara terbuka kepada semua calon pemudik kita, bahwa nanti cuaca hujan potensi adanya banjir, termasuk banjir rob di beberapa titik di Jawa Tengah dan seterusnya, perlu diantisasi bersama, termasuk potensi jalan licin,” ujarnya.

Huda juga meminta BMKG terus memperbarui informasi terkait perkembangan cuaca agar dapat menjadi panduan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Nah, karena itu kita minta kepada BMKG untuk terus mengupdate suasana ini, berkaitan dengan pergerakan cuaca ini, supaya betul-betul masyarakat pengguna jalan dan para pemudik kita bisa berjalan sesuai dengan prakiraan cuaca yang sudah disampaikan oleh BMKG,” tutur Huda.