Pemudik Mulai Sesaki Tol Palikanci Jelang Larangan Mudik

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan memadati ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (5/5).  Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan memadati ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (5/5). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Larangan mudik Lebaran 2021 akan berlaku mulai besok, Kamis (6/5) hingga 17 Mei mendatang. Namun banyak masyarakat yang sudah mulai curi start mudik jauh-jauh hari.

Kepadatan mulai terasa di Tol Palikanci (Palimanan-Kanci), Cirebon Jawa Barat. Arus kendaraan mulai padat ke arah Jawa Tengah. Sementara arah sebaliknya lengang.

Meski mulai padat, kendaraan masih bisa bergerak. Kendaraan didominasi mobil pribadi. Truk juga masih beroperasi seperti biasanya.

Sejumlah kendaraan memadati ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (5/5). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

PT Jasa Marga memprediksi sebanyak 138.508 kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada hari ini. Diprediksi hari ini akan menjadi puncak arus lalu lintas kendaraan pada masa larangan mudik tahun ini.

"Angka itu prediksi bisa bertambah maupun berkurang," kata Operation dan Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, dalam keterangan resminya.

Sejumlah kendaraan memadati ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (5/5). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Jasa Marga memastikan akan terus berkomitmen mendukung kebijakan peniadaan mudik seperti yang tertuang dalam Permenhub 13/2021 dan Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13/2021 terkait masa peniadaan mudik Idul Fitri 6-17 Mei 2021.

Sejumlah kendaraan memadati ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (5/5). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Guna mendukung upaya tersebut, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah strategi yang akan dilakukan selama masa peniadaan mudik, antara lain penyediaan posko check point penyekatan mudik pada ruas Jasa Marga Group dengan berkoordinasi dengan kepolisian dan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub.

Kemudian pemasangan CCTV di lokasi check point penyekatan, termasuk di akses keluar dan masuk kendaraan. Pemantauan arus lalu lintas di jalan tol melalui udara atau Highway Sky Patrol di Pulau Jawa oleh Indonesia Flying Club (IFC) pada arus mudik 5-6 Mei 2021 dan arus balik 16-17 Mei 2021 untuk dilaporkan ke JMTC.

Infografik Bahaya Mudik Lebaran 2021. Foto: kumparan

****

Saksikan video menarik di bawah ini: