news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Pemudik yang Lewati Jateng Diminta Waspadai Hujan Deras dan Banjir Rob Pantura

24 Maret 2025 12:13 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto udara sejumlah kendaraan bermotor melaju perlahan karena banjir menggenangi jalur utama pantura Semarang-Surabaya di Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/2/2025). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara sejumlah kendaraan bermotor melaju perlahan karena banjir menggenangi jalur utama pantura Semarang-Surabaya di Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/2/2025). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Pemudik yang hendak melintas di Jawa Tengah diminta untuk mewaspadai potensi curah hujan tinggi hingga banjir rob di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura).
ADVERTISEMENT
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengatakan hujan sedang-lebat berpotensi terjadi sejumlah wilayah di Jawa Tengah pada 23-27 Maret 2025.
"Tepatnya di sekitar pegunungan, diprediksi mengalami curah hujan tinggi pada periode dasarian (rentang waktu selama 10 hari) III Maret sampai dasarian I April 2025," ujar Dwikorita dalam keterangannya, Senin (24/3).
Warga mendorong sepeda motornya yang mogok melewati banjir yang menggenangi jalur utama Pantura Semarang-Surabaya di Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (7/4/2024). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
Selain hujan deras, Jawa Tengah bagian pesisir pantai utara Jawa atau pantura juga berpotensi mengalami rob sepanjang musim mudik lebaran.
"Itulah yang terus kami monitor. Dan akan kami sampaikan potensi itu kurang lebih 2-3 hari sebelumnya," jelas dia.
"Kami mengimbau masyarakat terus memonitor perkembangan informasi cuaca BMKG melalui aplikasi mobile phone Info BMKG. Di situ ada cuaca di jalur mudik dan cuaca di setiap desa," ujar Dwikorita.
ADVERTISEMENT
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menambahkan meskipun diprediksi akan terjadi hujan lebat dan tinggi, namun operasi modifikasi cuaca dinilai masih belum diperlukan.
"Sementara belum. Kan sudah mulai landai, kecuali hujan terus tidak berhenti-henti, ganggu lebaran, akan kita lakukan. Insyaallah tidak ada," kata Luthfi.