Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Diwarnai Badai Pasir

8 Agustus 2022 3:53
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Suasa jemaah haji SUB32 menyelamatkan diri dari badai pasir di Bandara Madinah, Minggu (7/8/2022). Foto: Kemenag RI
zoom-in-whitePerbesar
Suasa jemaah haji SUB32 menyelamatkan diri dari badai pasir di Bandara Madinah, Minggu (7/8/2022). Foto: Kemenag RI
ADVERTISEMENT
Badai pasir terjadi di Bandara Udara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, Minggu (7/8) sore. Peristiwa itu terjadi saat proses pemulangan jemaah haji Indonesia kloter Surabaya SUB 32.
ADVERTISEMENT
Akibat badai pasir itu proses penurunan jemaah dari bus ke plaza terminal haji sempat tertahan. Beberapa ada yang sudah diturunkan dari bus, namun ada pula yang harus bertahan di bus saat badai pasir datang.
Beruntung badai pasir itu hanya berlangsung sebentar. Setelah badai itu berlalu penurunan jemaah kembali dilanjutkan.
Petugas Perlindungan Jemaah (Linjam), Hanif Farizi, mengatakan seluruh jemaah dari SUB 32 saat ini sudah masuk ke paviliun 5 Bandara Madinah.
"SUB 32 aman, sudah masuk ke Paviliun 5," tutur Hanif dikutip dari keterangan pers Kemenag, Senin (8/8).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Badai pasir di Bandara Madinah, Minggu (7/8/2022). Foto: Kemenag RI
zoom-in-whitePerbesar
Badai pasir di Bandara Madinah, Minggu (7/8/2022). Foto: Kemenag RI
Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Kepulangan PPIH, Edayanti Dasril, mengimbau para petugas untuk mengamankan diri dan jemaah yang datang ke bandara saat badai pasir.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Bandara Haryanto memastikan seluruh jemaah dan petugas aman. Haryanto juga menyampaikan rombongan jemaah yang tengah menuju bandara dari hotel, berhenti terlebih dahulu.
"Alhamdulillah aman semua. Informasi untuk JKS 36 yang menuju bandara dari hotel Madinah, seluruhnya berhenti," ujar Haryanto.
Menurut Haryanto, dirinya sempat merasakan badai pasir ketika sedang berada di jalan. Haryanto mengatakan, langit gelap, tapi ini hanya sebentar dan mereda.
"Semoga lebih baik cuacanya, tadi di jalan cuaca gelap, tapi ini sebentar saja sudah selesai," tutup Haryanto.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020