Pemulangan Jemaah Haji ke Tanah Air Dimulai Sabtu

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah haji Indonesia di Mina. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah haji Indonesia di Mina. Foto: Denny Armandhanu/kumparan

Jemaah haji Indonesia akan mulai dipulangkan secara bertahap pada Sabtu (17/8). Sebanyak 13 kloter akan menjadi yang pertama dipulangkan mulai dari Sabtu pagi hingga malam.

Menurut Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Bandara Arab Saudi, Arsyad Hidayat, pemulangan akan dilakukan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Jemaah akan mulai digerakkan ke Jeddah pada Jumat (16/8).

"Para petugas insyaallah besok akan kita gerakkan ke Jeddah," kata Arsyad kepada tim Media Center Haji, Kamis (15/8).

Menurut jadwal, keberangkatan pertama adalah kloter Jakarta 1 (JKS 1) sebanyak 410 jemaah pukul 08.15 pagi. Jemaah akan mulai diberangkatkan ke bandara dari Jeddah pada pukul 01.00 dini hari.

Akan diberangkatkan pada hari pertama kepulangan adalah jemaah dari kloter Surabaya, Padang, Lombok, Batam, Palembang, dan Solo. Arsyad mengatakan, ada inovasi baru terkait kepulangan jemaah, yaitu sistem Iyab.

Antrean jemaah haji Indonesia yang akan memasuki Raudhah di Masjid Nabawi. Foto: Dok. Istimewa

'Iyab' disadur dari bahasa Arab yang artinya pulang. Arsyad mengatakan, sistem ini serupa dengan fast track yang diterapkan pada kedatangan jemaah haji. Nantinya jemaah akan mendapatkan percepatan proses imigrasi.

"Proses imigrasi relatif cepat karena menggunakan sidik jari, dan itu sudah cukup untuk merangkum data-data milik jemaah haji," kata Arsyad.

Barang bawaan jemaah akan dikirim lebih dulu, yaitu 48 jam sebelum pesawat take off. Penimbangan akan dilakukan sejak Kamis (15/8) di hotel-hotel jemaah haji. Arsyad mengingatkan, barang bagasi maksimal 32 kg.

"Dilarang membawa benda-benda terlarang seperti pisau yang bisa meledak dan yang paling penting juga air zam-zam dan itu dipastikan itu akan kena sweeping dari pihak maskapai," pungkasnya.