Penampakan Kantor WO di Jaktim yang Digeruduk Massa karena Dugaan Penipuan
·waktu baca 3 menit

Wedding organizer (WO) yang berada di Jalan H. Siun, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, digeruduk massa karena diduga melakukan penipuan pada sejumlah kliennya.
Massa menggeruduk WO tersebut pada Sabtu (6/12) malam. Mereka mendesak agar pemilik WO itu mengembalikan uang mereka karena sederet dugaan penipuan yang dilakukan. Terbaru, WO tersebut gagal menyediakan katering di sebuah pernikahan pada Sabtu (6/12) lalu.
kumparan pun menyambangi kantor WO tersebut pada Senin (8/12). Kantor WO itu berupa rumah dua lantai didominasi oleh cat berwarna abu-abu.
Di lantai 1 dalam rumah tersebut, tampak sejumlah peralatan memasak yang tergeletak. Terlihat di dalam dinding rumah tertulis 'Ayu Puspita Wedding Organizer' dan 'Madelief Wedding'.
Selain itu, juga ada foto berbingkai yang memperlihatkan hasil dekorasi panggung pernikahan.
Sementara itu, di lantai 2 rumah tersebut tampak dua buah kulkas dan juga ada dapur serta perlengkapan memasak. Kondisinya juga terlihat terbengkalai.
Vendor Juga Diduga Jadi Korban Penipuan WO
Adapun di luar rumah, hingga pukul 15.16 WIB, sejumlah pihak vendor juga tampak berada di sekitar kantor WO tersebut.
Pihak vendor ternyata turut mengalami kerugian. Mereka mengaku juga ditipu oleh pemilik WO, khususnya terkait masalah pembayaran.
Hingga saat ini, sejumlah pihak vendor masih berada di kantor WO tersebut. Mereka ingin menemui pemilik WO, tapi sampai sekarang tak melihat keberadaan pemilik WO di kantor tersebut.
Klien Geruduk Pemilik WO
Sebelumnya, dalam sebuah video yang ramai di media sosial, terlihat pesta perkawinan tanpa sajian hidangan. Hanya ada wadah makanan tanpa isi. Di satu sisi dekorasi wadah makanan, terdapat nama WO—yang kini diperkarakan sejumlah klien tersebut.
Video lainnya memperlihatkan sejumlah klien yang melabrak pemilik WO, tapi lokasinya di Jalan Beton, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
Aksi korban penipuan WO tersebut membuat Kapolres Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurizal, turun ke lokasi untuk menenangkan warga.
Dalam video yang diterima, tampak Alfian berusaha menenangkan massa yang emosi.
"Merespons aduan masyarakat terkait dugaan penipuan oleh sebuah wedding organizer, Polres Metro Jakarta Timur segera mendatangi lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif," kata Alfian kepada kumparan, Senin (8/12).
Alfian menuturkan, sekitar 200 orang datang ke lokasi WO. Situasi sempat memanas. Namun, setelah adanya kepastian dari polisi, mereka kemudian bersedia berdiskusi.
"Sekitar 200 orang yang merupakan para korban berkumpul di kediaman terduga pelaku di Jalan Beton RT 003 RW 005, Kelurahan Kayu Putih. Situasi sempat memanas karena massa menuntut pertanggungjawaban dari pihak wedding organizer," jelasnya.
Kepada para korban, Alfian menegaskan akan memproses kasus itu dengan baik. Kasus itu juga telah dilaporkan ke Polres Jakarta Utara dan Polres Jakarta Timur.
Pemilik WO saat ini juga tengah diamankan di Mapolres Jakarta Utara. Polisi tengah menyelidiki kasus tersebut.
