Penampakan Kerusakan Rumah Akibat Gempa 5,6 SR di Sumut

Gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Senin (16/1) merobohkan 7 rumah warga. Dinding rumah hancur akibat guncangan gempa berkedalaman 10 km itu.
"Rumah penduduk yang terkena bencana alam itu, kelihatannya tidak bisa lagi ditempati warga dan harus diperbaiki," kata Kabid Kedaruratan BPBD Karo, Natanail Perangin-angin seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/1).
Enam dari tujuh rumah yang rusak akibat gempa ini terletak di Desa Kebayaken, Kecamatan Namanteran. Sementara satu rumah lainnya berlokasi di Desa Ujung Payung, Kecamatan Payung.

Menurut Natanail, selain karena efek goncangan gempa, rumah yang ambruk ini memang sudah tua. Guncangan yang terasa di Kabupaten Karo tidak sebesar di Deli Serdang yang merupakan pusat lokasi gempa.
"Jadi warga Desa Kebayakan dan Desa Payung itu, hanya menerima getaran gempa saja. Sedangkan pusat gempa itu, berada di Kabupaten Deli Serdang," ujar Natanail.
Pusat gempa yang terjadi pada Senin malam itu relatif dekat dengan Gunung Sinabung. Jaraknya sekitar 33 kilometer dari Kabupaten Karo atau 28 km barat daya Kabupaten Deli Serdang.
Gempa pertama terjadi pada pukul 19.13 WIB dengan kekuatan 3,9 skala richter (SR) yang berpusat di 23 km barat daya Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan gempa kedua terjadi pada pukul 19.42 WIB dengan kekuatan 5,6 SR yang berpusat di 28 km barat daya Kabupaten Deli Serdang.
