Penampakan Papan Nama Taman di Joglo Jakbar yang Rusak dan Berkarat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Taman Joglo di Kompleks DKI Joglo, Jakarta Barat pada Sabtu pagi (11/10). Foto: Amira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Taman Joglo di Kompleks DKI Joglo, Jakarta Barat pada Sabtu pagi (11/10). Foto: Amira/kumparan

Plang nama di Taman Joglo Blok Z, Kompleks DKI, Jakarta Barat, rusak. Hanya tersisa rangka besi penyangga dan lima huruf yang masih tertancap kuat. Kondisi itu dikhawatirkan dapat membahayakan anak-anak yang bermain di sekitar taman.

Pantauan kumparan di lokasi, Sabtu (11/10), besi penyangga papan nama taman terlihat berkarat dan menjulur di tepi area bermain. Sekitar 10 anak tampak memadati taman tersebut, dengan pengawasan ketat dari orang tua masing-masing.

Meski belum menimbulkan korban, warga menilai kerusakan itu sudah terjadi cukup lama.

Suasana di Taman Joglo di Kompleks DKI Joglo, Jakarta Barat pada Sabtu pagi (11/10). Foto: Amira/kumparan

“Kalau sejak kapan saya enggak tahu, tapi memang sudah lama rusak. Sejauh ini belum pernah ada yang terluka,” tutur Bagus, warga sekitar.

Ia mengaku tidak pernah melihat anak-anak mendekat atau bermain di area papan nama yang rusak itu.

Warga Kembangan yang datang bersama anak laki-lakinya itu mengatakan, dirinya tidak terlalu khawatir karena area tersebut jarang disentuh anak-anak.

Suasana di Taman Joglo di Kompleks DKI Joglo, Jakarta Barat pada Sabtu pagi (11/10). Foto: Amira/kumparan

“Kalaupun nyeker juga, anak-anak enggak ada yang ke situ. Di sini rata-rata anak-anak memang diawasi orang tuanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, taman tersebut biasanya cukup ramai pada akhir pekan, terutama pada pagi dan sore hari.

Suasana di Taman Joglo di Kompleks DKI Joglo, Jakarta Barat pada Sabtu pagi (11/10). Foto: Amira/kumparan

Weekend pagi dan sore sama-sama ramai. Enggak ramai banget sih, tapi ada sekitar 10-20 orang, termasuk orang tuanya,” kata Bagus.

Menurut pengamatan Bagus, taman ini juga rutin dirawat dan dibersihkan oleh petugas setempat.

“Kadang ada yang bersihin juga, saya enggak tahu RT atau RW,” ucapnya.

Warga setempat sudah melaporkan hal tersebut ke Pemprov DKI, dan sudah direspons melalui akun X Pemprov DKI pada 6 Oktober lalu.

X post embed