Penampakan Sampah Membeludak hingga Tutupi Gang di Jalan Yogya
·waktu baca 2 menit

Tumpukan sampah hingga menutupi gang terlihat di Jalan Sastrodipuran, Kota Yogyakarta, Kamis (3/8). Jalan itu bahkan sampai ditutup warga karena sampah tak kunjung diangkut.
"Awal pertama (ada sampah) itu mulai penutupan (TPA Piyungan) itu tanggal 23 (Juli) itu. Itu sudah ada tapi tidak sebanyak ini," kata Rudi salah seorang warga.
Namun, lama kelamaan, sampah yang dibuang di pinggir jalan makin banyak dan tumpah ke jalanan. Lalu, oleh warga jalan tersebut akhirnya ditutup agar sampah tak menempel di kolong mobil dan tercecer ke mana-mana.
"Kalau mobil lewat sini (sampah) kebawa. Sekalian saja saya tutup (jalannya)," katanya.
Menurutnya, petugas sampah baru mengambil sampah tadi. Namun, yang diambil adalah sampah di gang sebelah. Bukan di gang yang ditutup itu.
"Tadi sudah diambil satu truk," katanya.
Pj Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan sampah di Jalan Sastrodipuran akan dibereskan besok pagi sebelum pukul 05.00 WIB.
"Itu besok pagi kita eksekusi karena hari ini sudah penuh, di dump truk kita sudah penuh. Jadi kita ini sudah mulai beroperasi jam 5 pagi," kata Singgih melalui sambungan telepon.
Singgih mengatakan depo dan TPS di Kota Yogyakarta sudah dibuka semua secara terbatas. Dia meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah di jalanan.
"Depo dan TPS seluruhnya sudah kita buka dengan jadwal-jadwal, semoga masyarakat bisa membawa sampah residu ke depo terdekat sehingga tidak taruh ke jalan-jalan," jelasnya.
Sampah di Yogya memang sedang darurat imbas direvitaliasinya TPA Piyungan. Sampah tak bisa terangkut seluruhnya dan menyebabkan jalan-jalan dan sudut-sudut rumah di Yogya penuh dengan sampah.
