Penampakan Senjata Tajam dan Pistol Pengawal Rizieq yang Tewas Ditembak Polisi

Polisi terlibat baku tembak dengan Laskar FPI pengawal Habib Rizieq Syihab di Tol Jakarta - Cikampek KM 50 Karawang, Senin (7/12) dini hari. Dalam insiden tersebut, enam orang dari FPI dilaporkan tewas.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, insiden tersebut berawal saat Laskar FPI menyerang anggota kepolisian. Mereka ditembaki menggunakan senjata api dan diserang menggunakan senjata tajam.
“Ada celurit, klewang, dan senjata rakitan (milik laskar FPI),” kata Argo lewat keterangannya.
Argo lalu memperlihatkan barang bukti berupa senjata api dan senjata tajam milik Laskar FPI tersebut. Dalam foto yang diterima kumparan, tampak klewang dengan penutupnya, katana lengkap dengan sarungnya, tombak besi, celurit, dan dua senjata api rakitan warna silver dengan 17 peluru.
Dalam konferensi pers bersama Pangdam Jaya TNI Dudung Abdurachman, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan saat itu polisi tengah melakukan penyelidikan terkait informasi pengerahan massa saat Rizieq akan diperiksa hari ini. Tim kemudian mengikuti rombongan kendaraan Rizieq.
Saat mengikuti rombongan kendaraan Rizieq, polisi dipepet oleh mobil yang diduga dikendarai pengikut Rizieq. Baku tembak pun tak bisa dihindari.
"Ketika anggota PMJ mengikuti kendaraan yang diduga pengikut MRS, kendaraan petugas dipepet kemudian diserang dengan menggunakan senpi dan sajam," kata Fadil.
Berikut rincian barang bukti yang disita polisi:
1. 1 (satu) pucuk senpi rakitan dan amunisi 3 (tiga) amunisi 9 mm.
2. 1 (satu) pucuk senpi rakitan dan amunisi 14 (empat belas) amunisi 9 mm.
3. 1 (satu) pedang 1 meter.
4. 1 (satu) samurai 1 meter.
5. 1 (satu) celurit 60 cm
6. 1 (satu) tongkat kayu berujung runcing 50 cm.
7. 1 (satu) buah ketapel beserta klereng 10 (sepuluh) butir.
8. 1 (satu) unit mobil Chevrolet Spin berwarna Abu-abu.

