Penampakan Tornado Api saat Kebakaran TPA Jatibarang Semarang

Fenomena tornado api atau fire whirl muncul saat kebakaran hebat melanda TPA Jatibarang Kota Semarang. Fenomena itu muncul karena adanya gas metana.
Tornado api muncul pada pada Rabu (30/9) malam. Kobaran api yang membakar sampah terlihat membentuk pusaran yang menjulang di tengah kepungan asap dan bara
Kepala Operasi dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan, tornado api muncul lantaran gas metana yang lama terendap akhirnya bebas ke permukaan.
"Fenomena itu terjadi karena gas metana yang terendap lama di dalam akhirnya keluar karena tersulut api," ujar Tantri kepada kumparan, Jumat (2/10).
Ia menjelaskan, saat ini situasi sudah cukup terkendali. Tornado api itu muncul hanya pada Rabu (9/10) saat kebakaran mulai terjadi di TPA Jatibarang.
"Hanya waktu hari pertama saja. Setelahnya tidak ada," jelas dia.
Saat ini pihaknya masih terus berjibaku menjinakkan titik-titik api di zona 1 dan 2. Sementara di zona 3 api sudah padam sepenuhnya.
"Masih terus kami lakukan penanganan. Sekarang fokusnya ke zona 1 dan 2 karena masih ada api dan asapnya," sebut dia.
Total luasan lahan yang terbakar mencapai 10 hektare. Kontur TPA yang curam dan membutuhkan penanganan khusus menjadi tantangan sendiri bagi petugas.
"Jadi ini juga harus disemprot air sampai dalam-dalamnya, keseluruhan. Butuh proses, jangka waktunya belum tahu tapi kami terus usahakan, kami lakukan secepatnya. Mohon doa dari masyarakat," kata Tantri.
