Penampakan Umi Cinta Hadiri Rapat di Kecamatan: Kaca Mata Hitam, Baju Hitam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Putri Yeni alias Umi Cinta (kerudung hitam) mendatangi kantor Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi untuk pertemuan warga terkait tudingan ajaran menyimpang pada Kamis (14/8). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Putri Yeni alias Umi Cinta (kerudung hitam) mendatangi kantor Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi untuk pertemuan warga terkait tudingan ajaran menyimpang pada Kamis (14/8). Foto: Abid Raihan/kumparan

Putri Yeni alias Umi Cinta mendatangi kantor Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi pada Kamis (14/8). Ia menghadiri pertemuan warga soal tudingan menyebar ajaran menyimpang melalui pengajian di rumahnya di Dukuh Zambrud, Mustikajaya.

Umi Cinta tiba di kantor kecamatan pada pukul 13.38 WIB. Ia tampak mengenakan sebuah masker dengan gamis berwarna hitam sambil menenteng tas di tangan kirinya.

Saat ditanyai wartawan, Umi Cinta hanya melambaikan tangan dan tak banyak bicara,

“Alhamdulillah, ayo, sehat,” kata Umi Cinta saat mau memasuki kantor kecamatan.

Putri Yeni alias Umi Cinta (kerudung hitam) mendatangi kantor Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi untuk pertemuan warga terkait tudingan ajaran menyimpang pada Kamis (14/8). Foto: Abid Raihan/kumparan

Tampak pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan warga, ketua RW, pihak kecamatan, kelurahan, hingga kepolisian.

Pertemuan pun dilaksanakan secara tertutup. Hingga berita ini dibuat, pertemuan masih berlangsung.

Sebelumnya, rumah Umi Cinta di perumahan Dukuh Zambrud, Mustikajaya, Kota Bekasi digeruduk ratusan warga pada Minggu (10/8). Mereka menuding Umi Cinta menyebar ajaran menyimpang melalui pengajian yang diadakannya.

Pengajian itu rutin dilakukan setiap hari Minggu dari pukul 05.00 WIB hingga siang hari. Menurut warga sekitar, Umi Cinta mengiming-imingi jemaahnya untuk membayar Rp 1 juta untuk masuk surga.