Penataan Trotoar dan Jaringan Utilitas di Jakarta demi Pedestrian Nyaman

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 10 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
Pejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 2017 terus menggencarkan program revitalisasi trotoar dalam upaya mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menyediakan ruang terbuka publik. Penyediaannya ini meliputi pelebaran jalan, bisa terintegrasi dengan transportasi umum, hingga dilengkapi dengan street furniture (fasilitas pelengkap jalan).

Selama ini, masyarakat familiar dengan kawasan Sudirman-Thamrin, Kemang, dan Cikini yang dilakukan revitalisasi trotoar. Namun, perlu diketahui pembenahan ini juga berlangsung di lima wilayah kota administrasi Jakarta lainnya.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho menjelaskan, pihaknya tidak hanya mengerjakan pembangunan dan penataan trotoar di pusat-pusat kota Jakarta saja. Pengerjaan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas bagi pejalan kaki dan mobilitas pergerakan orang.

"Pekerjaan pembangunan dan penataan trotoar memberikan peningkatan kualitas fasilitas bagi pejalan kaki dan fitur ruang publik yang mendukung aksesibilitas dan mobilitas pergerakan orang, integrasi antar moda transportasi, serta aktivitas pada sebuah kawasan," jelas Hari dalam keterangannya, Kamis (21/10).

Suasana trotoar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Sepanjang 2017-2020, Dinas Bina Marga telah melakukan pembangunan dan penataan trotoar di 137 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah kota. Berikut daftarnya:

Tahun 2017 terdapat 52 lokasi yaitu:

1. Kawasan Palmerah

2. Kawasan Masjid Istiqlal

3. Kecamatan Cempaka Putih

4. Kecamatan Gambir

5. Kecamatan Johar Baru

6. Kecamatan Kemayoran

7. Kecamatan Menteng

8. Kecamatan Sawah Besar

9. Kecamatan Senen

10 Kecamatan Tanah Abang

11. Kawasan Kota Tua

12. Jl. Danau Sunter Selatan

13. Kecamatan Penjaringan (Jl. Pluit Timur Raya)

14. Kecamatan Pademangan

15. Kecamatan Tanjung Priok

16. Kecamatan Koja

17. Kecamatan Kelapa Gading

18. Kecamatan Cilincing

19 Jl. Kyai Tapa

20 Jl. Tanjung Duren Raya

21. Jl. Kembangan Raya

22 Jl. Daan Mogot

23. Jl. Mahakam

24. Jl. Barito dan sekitarnya

25. Kecamatan Kebayoran Baru

26. Kecamatan Kebayoran Lama

27. Kecamatan Mampang Prapatan

28. Kecamatan Pasar Minggu

29. Kecamatan Setia Budi

30. Kecamatan Tebet

31. Kecamatan Cilandak

32. Kecamatan Pancoran

33. Kecamatan Pesanggrahan,

34. Kecamatan Jagakarsa

35. Jl. Jatinegara Timur

36. Jl. Jatinegara Barat

37. Jl. A (Kawasan Wali Kota Jakarta Timur)

38.Jl. Dr. Sumarno

39. Jl. I Gusti Ngurah Rai

40. Jl Raden Inten

41. Jl. Rawamangun Muka

42. Jl. Bangunan Timur

43. Jl. Dewi Sartika

44. Jl. Bekas Barat I

45. Jl. KH Ahmad Dahlan

46. Jl. Slamet Riyadi

47. Jl. Gedong

48. Jl. Pendidikan

49. Jl. Raya Cipayung

50. Jl. Pusdiklat Cibubur

51. Jl. Karya Bakti

52. Jl. Jatiwaringin

Tahun 2018 ada 31 lokasi sebagai berikut:

1. Kawasan Senayan

2. Kawasan Lapangan Banteng

3. Jl. KH Wahid Hasyim

4. Jl. Abdul Muis, Jl. Tanah Abang I

5. Jl. Cempaka Putih Raya

6. Jl. Menteng Raya, Jl. Cut Meutia

7. Jl. Gedong Panjang, Jl. Pluit Selatan Raya

8. Jl. Yos Sudarso

9. Kawasan Kalijodo

10. Kawasan Grogol

11. Kawasan Tanjung Duren

12. Kawasan Sentra Primer Barat (Tahap I)

13. Jl. Kali Besar Timur I, JI. The

14. Jl. Lapangan Bola Kebon Jeruk

15. JI Pesanggarahan, Jl. Perjuangan

16. Jl. RS Fatmawati, JI Panglima Polim, Jl. Sisingamangaraja

17. JI Kyai Maja JI. Barito II

18. JI Tebet Utara I (Kecamatan Tebet)

19. JI Wijaya Kusuma (Kecamatan Cilandak)

20. JI Warung Jati Barat (Kecamatan Pasar Minggu)

21. Jl. Lenteng Agung Raya (Kecamatan Jagakarsa)

22. Jl. Joko Sutono - JI. Wijaya I (Kecamatan Kebayoran Baru)

23. JL. Pulomas Raya

24. Jl. Pemuda, Jl. Perintis Kemerdekaan

25. JL Pulomas Timur, Jl. Pulo Nangka

26. Jl. Jend. Ahmad Yani, Jl. Tener

27. Jl. Radin Intan (Kec. Duren Sawit)

28. Jl. Kawasan Rawamangun (Kec. Pulogadung)

29 Jl. DR. Sumamo (Kec. Cakung)

30. Jl. H Naman (Kec Duren Sawit)

31 Jl. Jend Sudirman (segmen Patung Pemuda - Kali Krukut diluar area Stasiun MRT), Jl. Gatot Subroto (segmen Kartika Chandra- JCC)

Tahun 2019 terdapat 48 lokasİ vaitu:

1. Jl. Kramat Raya - Jl. Salemba Raya, Jl. Cikini Raya, Jl. Pegangsaan Timur, Jl. Pangeran Diponegoro

2. Jl. Pangeran Jayakarta

3. Jl. Tiangseng

4. Jl. Dr. Sutomo

5. Jl. Tanah Abang 2

6. Jl. Musi

7. Jl. Biak

8. Jl. Tanah Abang 3

9. JL Siantar

10. Jl. Kodam Raya

11. Jl. Howitzer

12. Jl. Sumur Batu

13. Jl. Bungur Besar Raya

14. Jl. Cempaka Putih 26

15. Jl. Veteran 2

16. Jl. Karang Anyar

17. Jl. KH Hasyim Ashari

18. Jl. Yos Sudarso

19. Jl. Danau Sunter Selatan

20. Jl. Dadap Raya

21. Jl. Danau Sunter Utara

22. Jl. Lodan Raya

23. Jl. Pluit Indah

24. Jl. Pluit Timur Raya

25. Jl. Prof. Dr. Latumenten

26. Jl. Panjang (kupingan FO)

27. Jl. Panjang lanjutan

28. Jl. Pesanggrahan

29. Kawasan Puri Kembangan

30. Kawasan Sentra Primer Barat

31. Kawasan Simpang Slipi

32. Kawasan Tanjung Duren Raya

33. Kawasan Tanjung Duren Raya

34. Jl. Raya Pos Pengumben, Jl. Raya Kebayoran Lama

35. Jl. Sulaiman Kebon Jeruk

36. Kawasan Kemang

37 Jl. Prof Dr. Satrio

38. Jl. Warung Jati Barat, Pasar Minggu

39. Jl. Joko Sutono - Jl. Gunawarman

40. Jl. Tebet Timur Raya, Jl. Tebet Raya

41. Jl. Lenteng Agung Raya

42. Jl. Otto Iskandardinata

43. Jl. I Gusti Ngurah Rai (St. Buaran-St Klender Baru)

44. Jl. Raden Inten II

45. Jl. Jatinegara Kaum

46. Jl. Raya Bekasi Timur

47. Jl. Bekasi Barat Raya

48. Jl. Jenderal Sudirman (segmen Dukuh Atas - Bundaran HI)

Tahun 2020 ada 6 lokasi sebagai berikut:

1. Jl. Jatibaru Bengkel

2. Jl. Bendungan Walahar

3. Jl. Taman Jatibaru dan sekitarnya

4. Kawasan Monas (Jl. Medan Merdeka Selatan)

5. Kawasan Stasiun Tanah Abang

6. Kawasan Stasiun Senen

Jika ditotal, revitalisasi trotoar yang telah berhasil dilakukan selama 2017-2020 ada sepanjang 304,87 km. Paling banyak terbangun pada tahun 2018 dengan 132 km, diikuti tahun 2019 dengan 92 km, tahun 2017 dengan 79 km, dan tahun 2020 1,87 km.

Revitalisasi trotoar terus berlanjut hingga tahun 2021 yang direncanakan dapat terbangun 13,43 km. Target lokasi revitalisasi trotoar tahun ini berada di kawasan Kebayoran Baru (Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Wolter Monginsidi), Jalan Duri Kosambi Raya, Jalan Tebet Raya, Jalan Raden Saleh, Jalan Puri Wangi, Jalan Pesanggrahan, kawasan Taman Segitiga Gorontalo, dan Jalan Layur.

Progres Pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT)

Suasana di sekitar lokasi kabel listrik di trotoar di kawasan Bukit Duri, Jakarta Timur (10/3). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Tak hanya trotoar, Dinas Bina Marga DKI juga turut mengerjakan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Apa itu?

SJUT atau ducting dibangun untuk mengakomodir kabel-kabel utilitas yang ada dengan cara merapikan atau memindahkan kabel yang ada di udara ke dalam tanah. Selanjutnya, dilakukan penataan serta pendataan kabel-kabel yang ada di bawah dalam SJUT.

Pengerjaan SJUT ini dilakukan oleh Dinas Bina Marga melalui Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota (PSUK). Setidaknya, ada tiga tujuan dibangunnya SJUT ini, yakni:

  1. Menata jaringan utilitas, baik yang ada di atas permukaan tanah maupun yang ada di dalam tanah

  2. Menghindari penggalian yang berulang serta mempermudah untuk penanaman utilitas baru maupun perbaikan

  3. Meningkatkan keamanan dan kenyamanan untuk pengguna jalan, kualitas jalur pedestrian, dan mendukung estetika kota

Petugas menertibkan kabel utilitas di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Penataaan serta pengendalian pembangunan dan penempatan jaringan utilitas secara terpadu (SJUT) atau ducting pada tahun 2021 dilaksanakan di 66 ruas jalan, dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah DKI Jakarta," jelas Hari.

Untuk pengerjaan SJUT, Pemprov DKI menunjuk PT Jakarta Propertindo (Jakpro) seperti tertuang pada Pergub DKI Jakarta Nomor 69 Tahun 2020, dan kepada PD Pembangunan Sarana Jaya yang tertuang pada Pergub Nomor 70 Tahun 2020. Dan untuk penunjukan lokasi penyelenggaraan SJUT tertuang dalam Kepgub DKI Jakarta Nomor 1016 Tahun 2020.

PT Jakpro dipercaya untuk melaksanakan penataan jaringan utilitas pada 32 lokasi ruas jalan, yakni 22 di Jakarta Selatan dan 10 di Jakarta Timur. Hingga 22 Agustus 2021, progres pekerjaan SJUT yang dilakukan sudah terealisasi 27,33 persen. Berikut rinciannya.

  1. Jl. Mampang Prapatan, progres 5.400 meter dari rencana 5.200 meter (berjalan 104 persen)

  2. Jl. Kapten Tendean, progres 3.652 meter dari rencana 4.000 meter (berjalan 91 persen)

  3. Jl. Senopati, progres 3.024 meter dari rencana 3.024 meter (berjalan 100 persen)

  4. Jl. Suryo, progres 1.483 meter dari rencana 1.483 meter (berjalan 100 persen)

  5. Jl. Wolter Monginsidi, progres 2.435 meter dari rencana 2.400 meter (berjalan 101 persen)

  6. Jl. Cikajang, progres 1.272 meter dari rencana 1.272 meter (berjalan 100 persen)

  7. Jl. Trunojoyo, progres 0 meter dari rencana 1.244 meter (berjalan 0 persen)

  8. Jl. Gunawarman, progres 1.951 meter dari rencana 1.951 meter (berjalan 100 persen)

Dengan catatan: pekerjaan SJUT di wilayah Kebayoran Baru (lokasi nomor 3-8) adalah lokasi prioritas yang mendukung konsep penataan complete street.

Tak hanya itu, PD Pembangunan Sarana Jaya juga dipercaya melakukan penataan jaringan utilitas pada 34 ruas jalan di 10 wilayah Jakarta Barat dan 24 di Jakarta Pusat. Per 27 Agustus 2021, progres pekerjaan SJUT sudah terealisasi 2,98 persen.

  1. Jl. Raden Saleh (Jakarta Pusat), progres 550 meter dari rencana 950 meter (sudah berjalan 58 persen)

  2. Jl. Latumenten (Jakarta Barat), progres 125 meetre dari rencana 4.550 meter (sudah berjalan 3 persen)

Berikut adalah detail lokasi pekerjaan SJUT di masing-masing wilayah kota administrasi:

- Jakarta Selatan (22 ruas jalan, total panjang 72,360 meter)

1. Jl. Cikajang, panjang 1.272 meter

2. Jl. Gunawarman, panjang 1.982 meter

3. Jl. Iskandarsyah, panjang 1.154 meter

4. Jl. Pattimura, panjang 2.600 meter

5. Jl. Senopati, panjang 2.800 meter

6. Jl. Sultan Hasanuddin, panjang 770 meter

7. Jl. Suryo, panjang 1.424 meter

8. Jl. Trunojoyo, panjang 1.244 meter

9. Jl. Wolter Monginsidi, panjang 2.400 meter

10. Jl. Kapten Tendean, panjang 4.000 meter

11. Jl. Mampang Prapatan, panjang 5.200 meter

12. Jl. Fatmawati Raya, panjang 7.800 meter

13. Jl. KH. Abdullah Syafei, panjang 4.200 meter

14. Jl. Panglima Polim, panjang 2.600 meter

15. Jl. Melawai, panjang 2.240 meter

16. Jl. Pangeran Antasari, panjang 8.400 meter

17. Jl. Prapanca Raya, panjang 3.000 meter

18. Jl. TB Simatupang (segmen Rs Fatmawati-W. Jati), panjang 6.200 meter

19. Jl. Warung Bunvit, panjang 3.800 meter

20. Jl. Warung Jati Barat, panjang 3.440 meter

21. Jl. Tebet Raya, panjang 2.600 meter

22. Jl. Casablanca, panjang 3.234 meter

- Jakarta Timur (10 ruas jalan, total panjang 43,244 meter)

1. Jl. Matraman Raya, panjang 4.718 meter

2. Jl. Jatinegara Barat, panjang 2.600 meter

3. Jl. Jatinegara Timur, panjang 1.814 meter

4. Jl. Perintis Kemerdekaan, panjang 3.800 meter

5. Jl. Otto Iskandardinata, panjang 4.260 meter

6. Jl. Pramuka, panjang 5.000 meter

7. Jl. Dewi Sartika, panjang 4.460 meter

8. Jl. Pemuda Raya, panjang 6.992 meter

9. Jl. Bekasi Raya (segmen Pulo Gadung-Klender), panjang 7.600 meter

10. Jl. Layur, panjang 2.000 meter

- Jakarta Barat (10 ruas jalan, total panjang 49,772 meter)

1. Jl. Kyai Tapa, panjang 10.640 meter

2. Jl. Daan Mogot, panjang 5.000 meter

3. Jl. S. Parman, panjang 8.500 meter

4. Jl. Tomang Raya, panjang 4.000 meter

5. Jl. Mangga Besar, panjang 7.740 meter

6. Jl. Zainul Arifin, panjang 4.800 meter

7. Jl. Tubagus Angke, panjang 5.116 meter

8. Jl. Prof. Dr. Latumenten (Utara), panjang 2.576 meter

9. Jl. Prof. Dr. Latumenten (Selatan), panjang 1.200 meter

10. Jl. Puri Wangi, panjang 200 meter

- Jakarta Pusat (24 ruas jalan, total panjang 56,770 meter)

1. Jl. Gunung Sahari, panjang 6.396 meter

2. Jl. K.H. Mas Mansyur, panjang 6.800 meter

3. Jl. Penataran, panjang 1.100 meter

4. Jl. Proklamasi, panjang 1.300 meter

5. Jl. Kebon Kacang Raya, panjang 1.300 meter

6. Jl. Jenderal Suprapto, panjang 9.746 meter

7. Jl. Bungur Besar, panjang 536 meter

8. Jl. Stasiun Pasar Senen, panjang 846 meter

9. Jl. Pangeran Jayakarta, panjang 4.252 meter

10. Jl. Usman Harun, panjang 1.700 meter

11. Jl. Arief Rahman Hakim, panjang 200 meter

12. Jl. M.I. Ridwan Rais, panjang 1.100 meter

13. Jl. Menteng Raya, panjang 866 meter

14. Jl. RP. Soeroso, panjang 1.500 meter

15. Jl. Cik Ditiro, panjang 2.600 meter

16. Jl. P. Diponegoro, panjang 1.800 meter

17. Jl. Pegangsaan Barat, panjang 500 meter

18. Jl. K.H. Wahid Hasyim, panjang 2.800 meter

19. Jl. Abdul Muis, panjang 2.624 meter

20. Jl. Tanah Abang I, panjang 3.092 meter

21. Jl. Pecenongan, panjang 1.130 meter

22. Jl. AM. Sangaji, panjang 968 meter

23. Jl. Hasyim Asyari, panjang 2.664 meter

24. Jl. Raden Saleh, panjang 950 meter