Penataan Trotoar dan Jaringan Utilitas di Jakarta demi Pedestrian Nyaman

21 Oktober 2021 17:04
·
waktu baca 10 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Penataan Trotoar dan Jaringan Utilitas di Jakarta demi Pedestrian Nyaman (29660)
searchPerbesar
Pejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 2017 terus menggencarkan program revitalisasi trotoar dalam upaya mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menyediakan ruang terbuka publik. Penyediaannya ini meliputi pelebaran jalan, bisa terintegrasi dengan transportasi umum, hingga dilengkapi dengan street furniture (fasilitas pelengkap jalan).
ADVERTISEMENT
Selama ini, masyarakat familiar dengan kawasan Sudirman-Thamrin, Kemang, dan Cikini yang dilakukan revitalisasi trotoar. Namun, perlu diketahui pembenahan ini juga berlangsung di lima wilayah kota administrasi Jakarta lainnya.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho menjelaskan, pihaknya tidak hanya mengerjakan pembangunan dan penataan trotoar di pusat-pusat kota Jakarta saja. Pengerjaan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas bagi pejalan kaki dan mobilitas pergerakan orang.
"Pekerjaan pembangunan dan penataan trotoar memberikan peningkatan kualitas fasilitas bagi pejalan kaki dan fitur ruang publik yang mendukung aksesibilitas dan mobilitas pergerakan orang, integrasi antar moda transportasi, serta aktivitas pada sebuah kawasan," jelas Hari dalam keterangannya, Kamis (21/10).
Penataan Trotoar dan Jaringan Utilitas di Jakarta demi Pedestrian Nyaman (29661)
searchPerbesar
Suasana trotoar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Sepanjang 2017-2020, Dinas Bina Marga telah melakukan pembangunan dan penataan trotoar di 137 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah kota. Berikut daftarnya:
ADVERTISEMENT
Tahun 2017 terdapat 52 lokasi yaitu:
1. Kawasan Palmerah
2. Kawasan Masjid Istiqlal
3. Kecamatan Cempaka Putih
4. Kecamatan Gambir
5. Kecamatan Johar Baru
6. Kecamatan Kemayoran
7. Kecamatan Menteng
8. Kecamatan Sawah Besar
9. Kecamatan Senen
10 Kecamatan Tanah Abang
11. Kawasan Kota Tua
12. Jl. Danau Sunter Selatan
13. Kecamatan Penjaringan (Jl. Pluit Timur Raya)
14. Kecamatan Pademangan
15. Kecamatan Tanjung Priok
16. Kecamatan Koja
17. Kecamatan Kelapa Gading
18. Kecamatan Cilincing
19 Jl. Kyai Tapa
20 Jl. Tanjung Duren Raya
21. Jl. Kembangan Raya
22 Jl. Daan Mogot
23. Jl. Mahakam
24. Jl. Barito dan sekitarnya
25. Kecamatan Kebayoran Baru
26. Kecamatan Kebayoran Lama
27. Kecamatan Mampang Prapatan
ADVERTISEMENT
28. Kecamatan Pasar Minggu
29. Kecamatan Setia Budi
30. Kecamatan Tebet
31. Kecamatan Cilandak
32. Kecamatan Pancoran
33. Kecamatan Pesanggrahan,
34. Kecamatan Jagakarsa
35. Jl. Jatinegara Timur
36. Jl. Jatinegara Barat
37. Jl. A (Kawasan Wali Kota Jakarta Timur)
38.Jl. Dr. Sumarno
39. Jl. I Gusti Ngurah Rai
40. Jl Raden Inten
41. Jl. Rawamangun Muka
42. Jl. Bangunan Timur
43. Jl. Dewi Sartika
44. Jl. Bekas Barat I
45. Jl. KH Ahmad Dahlan
46. Jl. Slamet Riyadi
47. Jl. Gedong
48. Jl. Pendidikan
49. Jl. Raya Cipayung
50. Jl. Pusdiklat Cibubur
51. Jl. Karya Bakti
52. Jl. Jatiwaringin
Tahun 2018 ada 31 lokasi sebagai berikut:
1. Kawasan Senayan
ADVERTISEMENT
2. Kawasan Lapangan Banteng
3. Jl. KH Wahid Hasyim
4. Jl. Abdul Muis, Jl. Tanah Abang I
5. Jl. Cempaka Putih Raya
6. Jl. Menteng Raya, Jl. Cut Meutia
7. Jl. Gedong Panjang, Jl. Pluit Selatan Raya
8. Jl. Yos Sudarso
9. Kawasan Kalijodo
10. Kawasan Grogol
11. Kawasan Tanjung Duren
12. Kawasan Sentra Primer Barat (Tahap I)
13. Jl. Kali Besar Timur I, JI. The
14. Jl. Lapangan Bola Kebon Jeruk
15. JI Pesanggarahan, Jl. Perjuangan
16. Jl. RS Fatmawati, JI Panglima Polim, Jl. Sisingamangaraja
17. JI Kyai Maja JI. Barito II
18. JI Tebet Utara I (Kecamatan Tebet)
19. JI Wijaya Kusuma (Kecamatan Cilandak)
20. JI Warung Jati Barat (Kecamatan Pasar Minggu)
ADVERTISEMENT
21. Jl. Lenteng Agung Raya (Kecamatan Jagakarsa)
22. Jl. Joko Sutono - JI. Wijaya I (Kecamatan Kebayoran Baru)
23. JL. Pulomas Raya
24. Jl. Pemuda, Jl. Perintis Kemerdekaan
25. JL Pulomas Timur, Jl. Pulo Nangka
26. Jl. Jend. Ahmad Yani, Jl. Tener
27. Jl. Radin Intan (Kec. Duren Sawit)
28. Jl. Kawasan Rawamangun (Kec. Pulogadung)
29 Jl. DR. Sumamo (Kec. Cakung)
30. Jl. H Naman (Kec Duren Sawit)
31 Jl. Jend Sudirman (segmen Patung Pemuda - Kali Krukut diluar area Stasiun MRT), Jl. Gatot Subroto (segmen Kartika Chandra- JCC)
Tahun 2019 terdapat 48 lokasİ vaitu:
1. Jl. Kramat Raya - Jl. Salemba Raya, Jl. Cikini Raya, Jl. Pegangsaan Timur, Jl. Pangeran Diponegoro
ADVERTISEMENT
2. Jl. Pangeran Jayakarta
3. Jl. Tiangseng
4. Jl. Dr. Sutomo
5. Jl. Tanah Abang 2
6. Jl. Musi
7. Jl. Biak
8. Jl. Tanah Abang 3
9. JL Siantar
10. Jl. Kodam Raya
11. Jl. Howitzer
12. Jl. Sumur Batu
13. Jl. Bungur Besar Raya
14. Jl. Cempaka Putih 26
15. Jl. Veteran 2
16. Jl. Karang Anyar
17. Jl. KH Hasyim Ashari
18. Jl. Yos Sudarso
19. Jl. Danau Sunter Selatan
20. Jl. Dadap Raya
21. Jl. Danau Sunter Utara
22. Jl. Lodan Raya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
23. Jl. Pluit Indah
24. Jl. Pluit Timur Raya
25. Jl. Prof. Dr. Latumenten
26. Jl. Panjang (kupingan FO)
27. Jl. Panjang lanjutan
28. Jl. Pesanggrahan
ADVERTISEMENT
29. Kawasan Puri Kembangan
30. Kawasan Sentra Primer Barat
31. Kawasan Simpang Slipi
32. Kawasan Tanjung Duren Raya
33. Kawasan Tanjung Duren Raya
34. Jl. Raya Pos Pengumben, Jl. Raya Kebayoran Lama
35. Jl. Sulaiman Kebon Jeruk
36. Kawasan Kemang
37 Jl. Prof Dr. Satrio
38. Jl. Warung Jati Barat, Pasar Minggu
39. Jl. Joko Sutono - Jl. Gunawarman
40. Jl. Tebet Timur Raya, Jl. Tebet Raya
41. Jl. Lenteng Agung Raya
42. Jl. Otto Iskandardinata
43. Jl. I Gusti Ngurah Rai (St. Buaran-St Klender Baru)
44. Jl. Raden Inten II
45. Jl. Jatinegara Kaum
46. Jl. Raya Bekasi Timur
47. Jl. Bekasi Barat Raya
48. Jl. Jenderal Sudirman (segmen Dukuh Atas - Bundaran HI)
ADVERTISEMENT
Tahun 2020 ada 6 lokasi sebagai berikut:
1. Jl. Jatibaru Bengkel
2. Jl. Bendungan Walahar
3. Jl. Taman Jatibaru dan sekitarnya
4. Kawasan Monas (Jl. Medan Merdeka Selatan)
5. Kawasan Stasiun Tanah Abang
6. Kawasan Stasiun Senen
Jika ditotal, revitalisasi trotoar yang telah berhasil dilakukan selama 2017-2020 ada sepanjang 304,87 km. Paling banyak terbangun pada tahun 2018 dengan 132 km, diikuti tahun 2019 dengan 92 km, tahun 2017 dengan 79 km, dan tahun 2020 1,87 km.
Revitalisasi trotoar terus berlanjut hingga tahun 2021 yang direncanakan dapat terbangun 13,43 km. Target lokasi revitalisasi trotoar tahun ini berada di kawasan Kebayoran Baru (Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Wolter Monginsidi), Jalan Duri Kosambi Raya, Jalan Tebet Raya, Jalan Raden Saleh, Jalan Puri Wangi, Jalan Pesanggrahan, kawasan Taman Segitiga Gorontalo, dan Jalan Layur.
ADVERTISEMENT

Progres Pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT)

Penataan Trotoar dan Jaringan Utilitas di Jakarta demi Pedestrian Nyaman (29662)
searchPerbesar
Suasana di sekitar lokasi kabel listrik di trotoar di kawasan Bukit Duri, Jakarta Timur (10/3). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Tak hanya trotoar, Dinas Bina Marga DKI juga turut mengerjakan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Apa itu?
SJUT atau ducting dibangun untuk mengakomodir kabel-kabel utilitas yang ada dengan cara merapikan atau memindahkan kabel yang ada di udara ke dalam tanah. Selanjutnya, dilakukan penataan serta pendataan kabel-kabel yang ada di bawah dalam SJUT.
Pengerjaan SJUT ini dilakukan oleh Dinas Bina Marga melalui Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota (PSUK). Setidaknya, ada tiga tujuan dibangunnya SJUT ini, yakni:
  1. Menata jaringan utilitas, baik yang ada di atas permukaan tanah maupun yang ada di dalam tanah
  2. Menghindari penggalian yang berulang serta mempermudah untuk penanaman utilitas baru maupun perbaikan
  3. Meningkatkan keamanan dan kenyamanan untuk pengguna jalan, kualitas jalur pedestrian, dan mendukung estetika kota
Penataan Trotoar dan Jaringan Utilitas di Jakarta demi Pedestrian Nyaman (29663)
searchPerbesar
Petugas menertibkan kabel utilitas di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
"Penataaan serta pengendalian pembangunan dan penempatan jaringan utilitas secara terpadu (SJUT) atau ducting pada tahun 2021 dilaksanakan di 66 ruas jalan, dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah DKI Jakarta," jelas Hari.
ADVERTISEMENT
Untuk pengerjaan SJUT, Pemprov DKI menunjuk PT Jakarta Propertindo (Jakpro) seperti tertuang pada Pergub DKI Jakarta Nomor 69 Tahun 2020, dan kepada PD Pembangunan Sarana Jaya yang tertuang pada Pergub Nomor 70 Tahun 2020. Dan untuk penunjukan lokasi penyelenggaraan SJUT tertuang dalam Kepgub DKI Jakarta Nomor 1016 Tahun 2020.
PT Jakpro dipercaya untuk melaksanakan penataan jaringan utilitas pada 32 lokasi ruas jalan, yakni 22 di Jakarta Selatan dan 10 di Jakarta Timur. Hingga 22 Agustus 2021, progres pekerjaan SJUT yang dilakukan sudah terealisasi 27,33 persen. Berikut rinciannya.
  1. Jl. Mampang Prapatan, progres 5.400 meter dari rencana 5.200 meter (berjalan 104 persen)
  2. Jl. Kapten Tendean, progres 3.652 meter dari rencana 4.000 meter (berjalan 91 persen)
  3. Jl. Senopati, progres 3.024 meter dari rencana 3.024 meter (berjalan 100 persen)
  4. Jl. Suryo, progres 1.483 meter dari rencana 1.483 meter (berjalan 100 persen)
  5. Jl. Wolter Monginsidi, progres 2.435 meter dari rencana 2.400 meter (berjalan 101 persen)
  6. Jl. Cikajang, progres 1.272 meter dari rencana 1.272 meter (berjalan 100 persen)
  7. Jl. Trunojoyo, progres 0 meter dari rencana 1.244 meter (berjalan 0 persen)
  8. Jl. Gunawarman, progres 1.951 meter dari rencana 1.951 meter (berjalan 100 persen)
ADVERTISEMENT
Dengan catatan: pekerjaan SJUT di wilayah Kebayoran Baru (lokasi nomor 3-8) adalah lokasi prioritas yang mendukung konsep penataan complete street.
Tak hanya itu, PD Pembangunan Sarana Jaya juga dipercaya melakukan penataan jaringan utilitas pada 34 ruas jalan di 10 wilayah Jakarta Barat dan 24 di Jakarta Pusat. Per 27 Agustus 2021, progres pekerjaan SJUT sudah terealisasi 2,98 persen.
  1. Jl. Raden Saleh (Jakarta Pusat), progres 550 meter dari rencana 950 meter (sudah berjalan 58 persen)
  2. Jl. Latumenten (Jakarta Barat), progres 125 meetre dari rencana 4.550 meter (sudah berjalan 3 persen)
Berikut adalah detail lokasi pekerjaan SJUT di masing-masing wilayah kota administrasi:
- Jakarta Selatan (22 ruas jalan, total panjang 72,360 meter)
1. Jl. Cikajang, panjang 1.272 meter
ADVERTISEMENT
2. Jl. Gunawarman, panjang 1.982 meter
3. Jl. Iskandarsyah, panjang 1.154 meter
4. Jl. Pattimura, panjang 2.600 meter
5. Jl. Senopati, panjang 2.800 meter
6. Jl. Sultan Hasanuddin, panjang 770 meter
7. Jl. Suryo, panjang 1.424 meter
8. Jl. Trunojoyo, panjang 1.244 meter
9. Jl. Wolter Monginsidi, panjang 2.400 meter
10. Jl. Kapten Tendean, panjang 4.000 meter
11. Jl. Mampang Prapatan, panjang 5.200 meter
12. Jl. Fatmawati Raya, panjang 7.800 meter
13. Jl. KH. Abdullah Syafei, panjang 4.200 meter
14. Jl. Panglima Polim, panjang 2.600 meter
15. Jl. Melawai, panjang 2.240 meter
16. Jl. Pangeran Antasari, panjang 8.400 meter
17. Jl. Prapanca Raya, panjang 3.000 meter
18. Jl. TB Simatupang (segmen Rs Fatmawati-W. Jati), panjang 6.200 meter
ADVERTISEMENT
19. Jl. Warung Bunvit, panjang 3.800 meter
20. Jl. Warung Jati Barat, panjang 3.440 meter
21. Jl. Tebet Raya, panjang 2.600 meter
22. Jl. Casablanca, panjang 3.234 meter
- Jakarta Timur (10 ruas jalan, total panjang 43,244 meter)
1. Jl. Matraman Raya, panjang 4.718 meter
2. Jl. Jatinegara Barat, panjang 2.600 meter
3. Jl. Jatinegara Timur, panjang 1.814 meter
4. Jl. Perintis Kemerdekaan, panjang 3.800 meter
5. Jl. Otto Iskandardinata, panjang 4.260 meter
6. Jl. Pramuka, panjang 5.000 meter
7. Jl. Dewi Sartika, panjang 4.460 meter
8. Jl. Pemuda Raya, panjang 6.992 meter
9. Jl. Bekasi Raya (segmen Pulo Gadung-Klender), panjang 7.600 meter
10. Jl. Layur, panjang 2.000 meter
- Jakarta Barat (10 ruas jalan, total panjang 49,772 meter)
ADVERTISEMENT
1. Jl. Kyai Tapa, panjang 10.640 meter
2. Jl. Daan Mogot, panjang 5.000 meter
3. Jl. S. Parman, panjang 8.500 meter
4. Jl. Tomang Raya, panjang 4.000 meter
5. Jl. Mangga Besar, panjang 7.740 meter
6. Jl. Zainul Arifin, panjang 4.800 meter
7. Jl. Tubagus Angke, panjang 5.116 meter
8. Jl. Prof. Dr. Latumenten (Utara), panjang 2.576 meter
9. Jl. Prof. Dr. Latumenten (Selatan), panjang 1.200 meter
10. Jl. Puri Wangi, panjang 200 meter
- Jakarta Pusat (24 ruas jalan, total panjang 56,770 meter)
1. Jl. Gunung Sahari, panjang 6.396 meter
2. Jl. K.H. Mas Mansyur, panjang 6.800 meter
3. Jl. Penataran, panjang 1.100 meter
4. Jl. Proklamasi, panjang 1.300 meter
ADVERTISEMENT
5. Jl. Kebon Kacang Raya, panjang 1.300 meter
6. Jl. Jenderal Suprapto, panjang 9.746 meter
7. Jl. Bungur Besar, panjang 536 meter
8. Jl. Stasiun Pasar Senen, panjang 846 meter
9. Jl. Pangeran Jayakarta, panjang 4.252 meter
10. Jl. Usman Harun, panjang 1.700 meter
11. Jl. Arief Rahman Hakim, panjang 200 meter
12. Jl. M.I. Ridwan Rais, panjang 1.100 meter
13. Jl. Menteng Raya, panjang 866 meter
14. Jl. RP. Soeroso, panjang 1.500 meter
15. Jl. Cik Ditiro, panjang 2.600 meter
16. Jl. P. Diponegoro, panjang 1.800 meter
17. Jl. Pegangsaan Barat, panjang 500 meter
18. Jl. K.H. Wahid Hasyim, panjang 2.800 meter
19. Jl. Abdul Muis, panjang 2.624 meter
ADVERTISEMENT
20. Jl. Tanah Abang I, panjang 3.092 meter
21. Jl. Pecenongan, panjang 1.130 meter
22. Jl. AM. Sangaji, panjang 968 meter
23. Jl. Hasyim Asyari, panjang 2.664 meter
24. Jl. Raden Saleh, panjang 950 meter
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020