Pencucian Ka'bah di Tengah Pandemi Corona: Hanya Ada Sedikit Kerumunan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Makkah Khaled Al Faisal dan Syeikh Sudais keluar dari dalam Ka'bah setelah prosesi pencucian, Kamis (3/9/2020) malam.  Foto: Dok. Presidensi Dua Masjid Suci/GPH
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Makkah Khaled Al Faisal dan Syeikh Sudais keluar dari dalam Ka'bah setelah prosesi pencucian, Kamis (3/9/2020) malam. Foto: Dok. Presidensi Dua Masjid Suci/GPH

Pencucian Ka’bah yang rutin dilaksanakan setiap tahun sesuai sunah Nabi Muhammad SAW telah selesai dilakukan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tak banyak kerumunan yang tampak dalam prosesi ini.

Pencucian Ka’bah dilakukan pada Kamis (3/9) selesai salat Isya Waktu Arab Saudi (WAS) atau Jumat dini hari Waktu Indonesia (WIB).

Pencucian seharusnya dilakukan pada Kamis pukul 10.00 WAS atau pukul 14.00 WIB. Namun, karena satu dan lain hal, upacara ditunda hingga selepas Isya.

Upacara pencucian Ka’bah dipimpin Gubernur Makkah Pangeran Khaled Al Faisal yang juga merupakan penasihat senior Raja Salman, dengan didampingi oleh Kepala Presidensi Dua Masjid Suci Syeikh Sudais.

Makkah Khaled Al Faisal dan Hajar Aswad usai pencucian Ka'bah, Kamis (3/9/2020) malam. Foto: Dok. Presidensi Dua Masjid Suci/GPH

Pencucian Ka’bah biasanya dilakukan dua kali setahun, tapi untuk tahun ini dilakukan satu kali pada 3 September atau 15 Muharam, seiring dengan masih berlangsungnya proyek perluasan Masjidil Haram.

Pencucian Ka’bah mencontoh apa yang dilakukan Rasullullah saat membebaskan Makkah pada tahun kedelapan Hijiriah. Saat itu, Nabi Muhammad SAW mencuci struktur bagian dalam Ka’bah dan membersihkan Ka’bah dari berhala-berhala.

Rombongan pencucian Ka'bah yang dipimpin Gubernur Makkah Khaled Al Faisal dan Syeikh Sudais, Kamis (3/9/2020) malam. Foto: Dok. Presidensi Dua Masjid Suci/GPH

Ka’bah Dicuci dengan Campuran Wewangian

Mengutip Haramain Sharifain, sehari sebelum upacara pencucian Ka’bah, petugas Presidensi Dua Masjid Suci sebagai pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nawabi, membuat cairan pencuci yang digunakan untuk membersihkan Ka'bah.

Wewangin itu bisa disaksikan di video di akun Twitter Presidensi Dua Masjid Suci di bawah ini:

X post embed

Cairan pencuci dicampur bersama air mawar, oud, dan parfum. Kualitas bahan-bahan ini kelas atas dan harganya bisa mencapai ribuan riyal.

Campuran wewangian ini kemudian dicampur degan air Zamzam. Campuran ini digunakan menyeka struktur bagian dalam Ka’bah dengan kain.

Lazim Disaksikan Banyak Orang

Upacara pencucian Ka’bah selalu menyedot perhatian jemaah yang saat itu berada di Masjidil Haram.

Rombongan yang mengikuti pencucian adalah petinggi Kerajaan Arab Saudi, perwakilan dari negara-negara sahabat, dan undangan. Mereka dikawal pasukan keamanan dalam jumlah banyak yang membentuk rantai manusia.

Sedangkan jemaah yang berada di Masjidil Haram hanya bisa menyaksikan dari belakang aparat keamanan ini.

Masyarakat umum tidak diperkenankan turut mencuci Ka’bah karena dikhawatirkan akan terjadi rebutan, berdesak-desakan, dan bisa mendatangkan petaka terinjak-injak.

Prosesi pencucian Ka'bah pada pada tahun 2019, Foto: Youtube/Haramaininfo

Tahun Ini Berbeda

Tapi, pandemi corona pada tahun 2020 ini membuat pencucian Ka’bah hanya dihadiri sedikit orang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Tidak ada tamu undangan dari berbagai unsur. Tak ada jemaah yang menonton karena Masjidil Haram tertutup bagi umum sejak Maret 2020.

Rombongan Gubernur Makkah dan Syeikh Sudais terlihat tidak banyak. Aparat keamanan pun tidak menonjol.Kerumunan yang terbentuk sangat sedikit.

X post embed

Upacara pencucian Ka’bah dimulai dengan kedatangan Gubernur Makkah dan rombongan di Masjidil Haram, yang kemudian menjalankan salat sunah tahiyatul masjid dua rakaat.

Lalu Gubernur Makkah dkk masuk ke dalam Ka’bah dengan naik tangga berjalan terbuat dari kayu berukir untuk memulai proses pencucian yang berlangsung 15-25 menit.

Gubernur Makkah Khaled Al Faisal dan Syeikh Sudais salat sunah dua rakaat usai pencucian Kabah, Kamis (3/9/2020) malam. Air Zamzam dalam botol disajikan di depan mereka. Foto: Dok. Presidensi Dua Masjid Suci/GPH

Setelah pencucian selesai, mereka tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah 7 putaran berlawanan arah jarum jam. Mereka kemudian salat sunah di samping maqam Ibrahim untuk melengkapi rukun tawaf.

Sesuai dengan sunah Nabi, mereka disajikan air zamzam, yang karena sedang terjadi pandemi, maka disajikan dalam botol. Pencucian Ka'bah pun berakhir.

Upacara pencucian Ka'bah tahun 2019 sebelum pandemi corona datang bisa disaksikan di bawah ini:

video youtube embed