Pencuri Motor yang Tewas di Bekasi Komplotan Curanmor Lampung

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Barang Bukti Kasus Curanmor disertai kekerasan (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Barang Bukti Kasus Curanmor disertai kekerasan (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Polda Metro Jaya menggagalkan kasus pencurian kendaraan bermotor menggunakan senjata api di Cikarang, Bekasi, pada Rabu (10/1) lalu. Salah seorang pelakunya, SW (31), tewas ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengatakan kelompok yang diciduk polisi sekitar pukul 05.30 WIB itu, merupakan sindikat pencuri kendaraan asal Lampung.

"Jadi mereka memang ada dalam list target operasi kami. Mereka merupakan sindikat asal Lampung," ujar Ade di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

Saat ditangkap, lanjut Ade, SW dkk ternyata baru saja melancarkan aksi pencurian sepeda motor di kawasan Cikarang Selatan. Hal itu terungkap dari laporan yang dilayangkan Muhammad Irfan, selaku pemilik motor.

Barang Bukti Kasus Curanmor disertai kekerasan (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Barang Bukti Kasus Curanmor disertai kekerasan (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Seorang anggota sindikat lainnya yang buron, masih dalam pengejaran polisi. Ade mengatakan pihaknya telah membentuk satuan operasi khusus yang bertugas melakukan pengejaran dan penangkapan kepada para pelaku curanmor.

Polisi juga akan melakukan tindakan kepada para penadah kendaraan hasil curian. "Sindikat ini menjadi prioritas kita. Kita tidak akan segan untuk lakukan tindakan tegas sampai ke penadahnya," ucap Ade.

Penangkapan bermula saat polisi melakukan observasi dan pengembangan kasus pencurian bersenpi di Pondok Ranggon dan pencurian kontrakan di daerah Cibarusah, Bekasi.

Saat menyelidiki lokasi, tiba-tiba melintas dua kendaraan bermotor merk Yamaha Vixion dan Honda Mio yang mencurigakan. Polisi pun membuntuti mereka.

Namun saat akan dihentikan, tiba-tiba SW yang mengemudikan motor Vixion meluncurkan tembakan ke arah polisi. Beruntung tembakan itu meleset, dan polisi menembak balik pelaku.

Jenazah SW kini sudah berada di RS Bhayangkari Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti satu pucuk senpi rakitan, lima butir peluru kaliber 9 mm, kunci letter T lengkap dengan tiga anak matra, dan sebuah topi.