Pencurian di Museum Louvre Bukan yang Pertama, Ada Lukisan yang Belum Kembali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Museum Louvre di Paris kembali ditutup selama lockdown. Foto: REUTERS/Benoit Tessier
zoom-in-whitePerbesar
Museum Louvre di Paris kembali ditutup selama lockdown. Foto: REUTERS/Benoit Tessier

Pencuri menggasak perhiasan koleksi Museum Louvre, Prancis, pada Minggu (19/10) waktu setempat. Kelompok pencuri menggasak sejumlah perhiasan berharga dan hanya butuh waktu 7 menit untuk mengambil perhiasan itu dan kabur.

Pencurian di Museum Louvre bukan yang pertama kali terjadi. Sepanjang sejarah, tercatat ada beberapa kali pencurian yang terjadi di Museum Louvre. Berikut beberapa di antaranya yang telah kumparan rangkum:

1. Lukisan Mona Lisa

Sejumlah wartawan yang mengenakan masker berdiri di depan lukisan "Mona Lisa" di Museum Louvre, Paris, Prancis, Selasa (23/6). Foto: Charles Platiau/Reuters

Pencurian pertama di Museum Louvre yang tercatat adalah pencurian lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci. Pencurian itu terjadi pada 11 Agustus 1911 pagi.

Dikutip dari National Geographic, Senin (20/10), imigran asal Italia yang sempat bekerja sebentar di Museum Louvre, Vincenzo Peruggia, adalah pelakunya. Lukisan Mona Lisa baru kembali dua tahun kemudian, tepatnya pada 1913. Lukisan itu ditemukan saat Peruggia berusaha menjual lukisan Mona Lisa ke museum lain.

Kini, lukisan Mona Lisa tetap berada di Museum Louvre tapi dengan penjagaan yang ketat.

2. Pencurian lukisan kecil dan pedang milik Raja Charles X

Pada 1976, koleksi di Museum Louvre kembali dicuri. Pada Januari 1976, pencuri menggasak lukisan Flemish (lukisan kecil) dari Museum Louvre. Di tahun yang sama, seorang laki-laki bertopeng mencuri pedang yang dulunya dimiliki Raja Prancis, Charles X.

Hingga saat ini, pedang milik Charles X masih belum ditemukan.

3. Pencurian lukisan karya Robert Nanteuil

Petugas forensik kepolisian memeriksa jendela yang dibobol dalam aksi perampokan di Museum Louvre, Paris, Prancis, Minggu (19/10/2025). Foto: Gonzalo Fuentes/Reuters

Lukisan berharga karya Robert Nanteuli dicuri dari Musuem Louvrre saat patroli keamanan sedang berlangsung. Lukisan yang dicuri adalah "Potrait of Jean Dorieu" yang dilukis pada abad ke-17.

Masih tidak diketahui apakah lukisan ini sudah ditemukan atau tidak. Namun, 30 tahun yang lalu lukisan "Potrait of Jean Dorieu" diperkirakan nilainya mencapai USD 75 ribu hingga USD 100 ribu.

4. Pencurian lukisan karya Lancelot-Théodore Turpin de Crissé

Museum Louvre di Paris kembali dibuka. Foto: Reuters/Sarah Meyssonnier

Pada 11 Januari 1995, pencuri hanya membutuhkan waktu kurang dari semenit memotong lukisan karya abad ke-19 "Fallow Deer in a Landscape" karya Lancelot-Théodore Turpin de Crissé.

Kurang dari dua minggu kemudian, seorang pencuri mencuri sebuah kapak perak sepanjang satu meter dengan berat 17 kilogram karya Martin Desjardins pada 1685 dari Richelieu Wing. Kapak itu ditemukan 12 hari kemudian di halaman Museum Louvre.

5. Pencurian Lukisan "Chemin de Sèvres"

Lukisan karya Jean-Baptiste-Camille Corot dicuri dari Museum Louvre pada 1998. Museum Louvre langsung ditutup dan polisi langsung melakukan pencarian.

Lukisan itu terbilang cukup mudah dicuri karena ukurannya hanya 34 cm x 49 cm. Hingga saat ini, lukisan itu masih belum ditemukan.