Pendaki Asal Pangandaran Diduga Kesurupan saat Naik ke Gunung Prau

Seorang pendaki asal Pangandaran, Jawa Barat, diduga mengalami kesurupan saat mendaki ke Gunung Prau, Jawa Tengah pada Senin (28/12) sore.
Tak diketahui apa penyebabnya. Namun korban awalnya mengalami kedinginan.
Peristiwa itu terjadi saat pria itu melintasi pos 3 gunung tersebut. Ia dan sejumlah pendaki lainnya dalam perjalanan menuju puncak.
"Kronologi awal itu mereka bersama teman-teman posisi lagi naik, kebetulan di sekitaran Pos 3, salah satu merasa capek, pusing, dan kedinginan," ujar Ketua Umum Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia Harsono kepada kumparan, Selasa (29/12).
Karena kondisi tersebut, tambah Harsono, salah satu dari kelompok mendaki tersebut meminta pertolongan ke Basecamp Gunung Prau. Laporannya ada korban yang diduga mengalami kesurupan.
Mendapat laporan tersebut, pihak basecamp memberikan arahan agar pendaki tersebut mendirikan tenda darurat.
"Setelah [mendirikan] tenda darurat, korban sudah pingsan, ngomong tidak jelas. Kebetulan di situ ada pendaki turun, dari Banyumas [Jawa Tengah] ikut membantu menyadarkan korban," tambah Harsono.
Kondisi kedinginan ini lazim disebut sebagai hipotermia. Biasanya mereka yang hipotermia kerap meracau dan mengalami halusinasi.
Tapi tak sedikit yang mengaitkan hal itu dengan fenomena kesurupan.
Setelah sampai di Pos 3, tim dari Basecamp Gunung Prau membantu menyadarkan korban. Karena kondisinya masih lemas, korban disarankan untuk dibawa turun.
"Kondisi fisiknya masih lemas, masih tertawa sendiri, belum sadar maksimal, disuruh pulang, kemarin langsung dipulangkan," pungkas Harsono.
