Pendaki Jatuh di Gunung Semeru: Sudah 4 Hari Terjebak, Kedalaman 300 Meter

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pendaki yang terjatuh di jurang Gunung Semeru.  Foto: Dok. Balai Besar TNBTS
zoom-in-whitePerbesar
Pendaki yang terjatuh di jurang Gunung Semeru. Foto: Dok. Balai Besar TNBTS

Evakuasi terhadap seorang pendaki berinisial C (18 tahun) yang terjatuh di jurang sisi barat Gunung Semeru masih belum berhasil. Ia terjebak di sana sudah empat hari atau sejak Senin (1/6) lalu.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan tim kesulitan mengevakuasi korban karena peralatan yang kurang memadai. Kini mereka telah menerjunkan tim baru dengan peralatan lengkap.

"Tim tambahan datang membawa peralatan High Angle Rescue Technique (HART) atau alat untuk penyelamatan dari area ketinggian ekstrem, serta Starlink untuk mempermudah komunikasi antarpersonel," kata Nanang Sigit saat dikonfirmasi, Kamis (4/6).

Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Imam Nahrowi, mengungkap kendala lain dalam proses evakuasi yakni akses komunikasi antar tim yang sulit.

"Kondisi jalur pendakian yang harus dilalui medannya terjal dan banyak jurang yang curam sehingga selain jarak yang jauh, tim juga harus hati-hati saat naik ke lokasi evakuasi korban," ungkap dia.

Korban Berada di Kedalaman 300 Meter

Menurut Imam, korban mengalami luka di bagian kaki kanannya. Korban sendiri berada di kedalaman 300 meter. Kontur kemiringan nyaris vertikal. Tim SAR sendiri telah berada di lokasi untuk mendampingi korban.

"Untuk saat ini kondisi korban dari informasi tim di lokasi, survivor mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki kanannya," terangnya.

Selain itu, sebanyak 36 orang tim SAR telah berada di lokasi untuk proses evakuasi.

"Jadi posisi yang ada di bawah itu sekarang ada enam orang dan tim SAR gabungan yang ada di atas tebing kurang lebih ada 30 orang, menunggu peralatan dari tim yang naik tadi pagi. Selanjutnya, rencana evakuasi akan dilakukan dengan menggunakan metode Hauling System atau teknik penyelamatan vertikal," paparnya.

C mendaki bersama bersama dua temannya secara ilegal melalui jalur Candi Jawar, di Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Dua rekannya dipastikan selamat.