Pendaki Tewas Terjatuh di Jurang Gunung Sumbing

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Gunung Sumbing di Temanggung, Jawa Tengah (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Sumbing di Temanggung, Jawa Tengah (Foto: Wikimedia Commons)

Seorang pendaki meninggal setelah terpeleset ke dalam jurang di kaki Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (21/1). Korban diketahui bernama Bramantyansyah Kaspayopa (19 tahun), mahasiswa semester 4 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Menurut rilis yang diterima kumparan dari BPBD Kabupaten Magelang, korban memulai pendakian pukul 08.00 WIB bersama 3 orang temannya dari Basecamp Butuh, Kaliangkrik, Temanggung.

Menurut laporan salah satu rombongan pendaki, insiden tersebut terjadi setelah melakukan pendakian selama 3 jam. Pada pukul 13.00 WIB terjadilah kecelakaan, korban terpeleset jatuh ke jurang sedalam 10 meter.

Laporan yang diterima satu jam setelahnya (14.00 WIB) ditindaklanjuti oleh tim SAR gabungan Gunung Sumbing dengan mengerahkan 11 orang anggota tim Basecamp Butuh menuju lokasi yang dinamai Sungai No 2 Pos 2 untuk dilakukan evakuasi.

Evakuasi berhasil dilakukan pukul 15.30 WIB dengan cara mengangkat korban dari jurang menuju ke atas menggunakan tandu darurat. Namun keadaan korban yang mengalami luka di kepala bagian belakang memaksa tim untuk melakukan perawatan medis dan dibawa ke basecamp.

Setibanya di basecamp pukul 18.00 WIB, korban Bram dinyatakan meninggal dunia. Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Kaliangkrik untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut laporan dari salah satu teman korban, jenazah Bram saat ini sedang dibawa menuju kediamannya di daerah Mrisi, Bantul, Yogyakarta.