Peneliti Novavax Mulai Coba Kombinasikan Vaksin COVID-19 dan Influenza

9 September 2021 14:43 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi vaksin corona Novavax. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksin corona Novavax. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pengembang vaksin Novavax memulai untuk uji coba mengkombinasikan vaksin flu dan vaksin corona. Hal ini akan dilakukan di Australia dengan melibatkan 640 orang dewasa yang sehat berusia 50-70 tahun.
ADVERTISEMENT
Relawan harus memiliki riwayat terinfeksi COVID-19. Juga telah divaksin minimal 8 minggu sebelum uji coba dimulai.
Vaksin ini rencananya juga akan dipakai di Indonesia. Rencananya Oktober 2021 vaksin ini tiba di Tanah Air.
"Kombinasi kedua vaksin ini mungkin akan menghasilkan efisiensi yang lebih besar bagi sistem perawatan kesehatan dan memberikan perlindungan lebih baik melawan COVID-19 dan influenza dengan suntikan dosis tunggal," kata Kepala Riset dan Pengembangan Novavax Gregory Glenn dikutip dari Reuters, Kamis (9/9).
Peserta uji akan menerima vaksin Novavax berlabel NVX-CoV2373, dan vaksin flu NanoFlu, serta sebuah vaksin penguat (booster).
Dalam uji praklinis, vaksin NanoFlu/NVX-CoV2373 telah membuat respons yang baik terhadap virus influenza A dan B, dan perlindungan terhadap virus corona SARS-CoV-2.
ADVERTISEMENT
Novavax berharap hasil uji tahap awal akan didapat pada awal 2022.