Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Patumbak, Deli Serdang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Mayat. Foto: Skyward Kick Productions/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mayat. Foto: Skyward Kick Productions/Shutterstock

Warga Desa Patumbak II, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, digegerkan dengan penemuan mayat pria di sebuah ladang, Rabu (3/9). Penemuan mayat itu kemudian dilaporkan ke Polsek Patumbak pada Rabu (3/9).

"Korban atas nama Suhendro 44 Tahun warga Gang Sedap Malam Patumbak," kata Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, dalam keterangannya, Kamis (4/4).

Daulat menjelaskan, berdasarkan keterangan warga sekitar, korban sebelum ditemukan tewas, sempat belanja ke warung naik motor pada Selasa (2/9) sore. Pria yang bekerja sebagai tukang ojek itu sempat memesan kopi.

"Setelah beberapa saat memesan kopi, kemudian korban terlihat menerima telepon dari seseorang dan berjalan arah sebelah warung, semenjak dari situ korban tidak kembali lagi ke warung Pak Lubis dan sepeda motor tertinggal di lokasi," ujar Daulat.

Keesokan pagi harinya istri korban mencari suaminya dan ditemukan sudah tergeletak di daerah perladangan warga yang tidak jauh dari lokasi pangkalan ojeknya.

Ditemukan juga tas yang berisi handphone di mayat tersebut. Tidak ada uang yang hilang.

Dari keterangan istri, suaminya mengidap penyakit asma dan darah tinggi. Korban meninggalkan dua orang anak.

"Korban meninggal dunia, dua orang anak dan istri atas nama Ayu. Pihak keluarga juga mengaku tidak keberatan atas meninggalnya korban, di mana sebelumnya korban mengalami sakit sesak napas dan darah tinggi," pungkas Daulat.

Hasil pemeriksaan kondisi mayat oleh Tim Inafis Polrestabes Medan disebutkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selanjutnya mayat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Apabila keluarga korban merasa ada yang janggal dengan penemuan mayat tersebut akan kita lakukan autopsi tanpa ada biaya yang dikenakan terhadap keluarga," terang Daulat.

Selanjutnya jenazah Suhendro akan diserahkan ke pihak keluarga.