Penerbangan Jakarta-Denpasar Delay 9 Jam, Garuda Indonesia Minta Maaf

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Foto: Reuters/Darren Whiteside
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Foto: Reuters/Darren Whiteside

Penerbangan pesawat Garuda Indonesia rute Jakarta-Denpasar pada Kamis (21/11) mengalami delay selama sembilan jam. Pesawat GA 4204 yang seharusnya terbang dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 07.30 WIB itu baru take off pukul 16.30 WIB.

VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia (Persero), M. Ikhsan Rosan, mengaku keterlambatan itu terjadi lantaran pesawat mengalami kedala teknis. Sehingga, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim maintenance Garuda Indonesia.

"Seharusnya akan diterbangkan pada pukul 12.00 WIB setelah menjalani perbaikan. Namun, setelah dilakukan perbaikan, ternyata waktu yang diperlukan untuk perbaikan pesawat lebih lama dari perkiraan semula, sehingga Garuda Indonesia memutuskan untuk mencari pesawat pengganti yang baru siap diterbangkan pada pukul 16.30 WIB," kata Ikhsan dalam keterangan pers.

Senior Manager PR Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Ikhsan mengakui, GA 4204 adalah penerbangan ekstra yang melayani penumpang. Pemesanan tiket penerbangan rute Denpasar untuk hari ini sudah penuh, sehingga penumpang tidak bisa dipindahkan ke pesawat berikutnya.

"Garuda Indonesia telah memberikan kompensasi sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan yang berlaku," tutur Ikhsan.

Atas keterlambatan keberangkatan ini, Garuda Indonesia meminta maaf kepada seluruh penumpang. Ikhsan menegaskan, keterlambatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penerbangan.

"Sekali lagi kami memohon maaf atas keterlambatan yang terjadi dan atas perubahan pemberitahuan sebanyak tiga kali hingga pesawat baru dapat diberangkatkan pada pukul 16.30 WIB," imbuhnya.