Penerbangan RI ke Arab Saudi Akan Dibuka, Sudah Boleh Ibadah Umrah?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah umrah Indonesia tiba di Arab Saudi menyusul pencabutan restriksi penerbangan internasional. Foto: Twitter/@HajMinistry
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah umrah Indonesia tiba di Arab Saudi menyusul pencabutan restriksi penerbangan internasional. Foto: Twitter/@HajMinistry

Konsul Jenderal KJRI Jeddah, Eko Hartono, mengungkapkan pembukaan umrah bagi jemaah asal Indonesia masih dalam pembahasan dengan otoritas Arab Saudi.

Pembahasan ini menyusul dicabutnya travel ban terhadap Indonesia, sehingga WNI bisa langsung terbang ke Arab Saudi mulai 1 Desember 2021.

"Untuk umrah dalam beberapa hari ini akan dibahas detail teknisnya dengan Saudi," ungkap Eko kepada kumparan, Sabtu (27/11).

Salah satu yang akan dibahas adalah ketentuan vaksinasi corona bagi jemaah umrah. Menurut Eko, perlu dilakukan integrasi antara aplikasi PeduliLindungi dengan aplikasi Tawakkalna milik Arab Saudi untuk menunjukkan sertifikat vaksin.

"Termasuk integrasi aplikasi PeduliLindungi dengan Tawakkalna, supaya status vaksin bisa jelas," jelas Eko

Sementara terkait apakah ibadah haji bagi jemaah asal Indonesia dibuka, ia menyebutkan belum ada pembahasan dalam waktu ini. "Kalau haji belum dibahas," sebutnya.

Sebelumnya, pada Kamis (25/11) lalu, Arab Saudi mengumumkan pencabutan travel ban atau penerbangan langsung ke Arab Saudi untuk para pengunjung dari enam negara, salah satunya Indonesia.

Nantinya, para pengunjung tidak perlu melakukan karantina 14 hari di negara ketiga. Pengunjung hanya perlu melakukan karantina selama 5 hari sesampainya di Arab Saudi. Kebijakan ini akan berlaku mulai 1 Desember 2021 pada pukul 01.00 dini hari.

Selain itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut tidak ada lagi persyaratan wajib suntikan booster (dosis ketiga) vaksin corona untuk pergi ke Arab Saudi.