Penerimaan Zakat Fitrah di Masjid Istiqlal Turun

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Zakat Fitrah di Masjid Istiqlal. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Zakat Fitrah di Masjid Istiqlal. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)

Setiap tahun di bulan Ramadhan Masjid Istiqlal membuka loket pembayaran zakat fitrah. Begitu pun dengan Ramadhan tahun ini. Namun, pembayaran zakat fitrah di tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Protokoler Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam. Menurut dia, tahun lalu pembayaran zakat fitrah di Istiqlal mencapai sekitar Rp 400 juta. Sedangkan tahun ini hingga Ramadhan hari ke-28 baru mencapai sekitar Rp 100 juta.

“Tahun lalu kalau dinilai dari segi uang sekitar Rp 400 juta-an. Tahun ini agak menurun, itu kami ada sekitar Rp 100 juta-an lebih ditambah bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional itu beras sebanyak 20 ton. Jadi mungkin hampir sama. Tapi nilainya agak turun tahun ini,” ujar Abu saat ditemui kumparan di loket pembayaran Zakat Fitrah Masjid Istiqlal, Jalan Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat, Rabu (13/6).

Abu mengaku tidak tahu kenapa pembayaran zakat menurun. Hal itu karena Masjid Istiqlal tidak memiliki jemaah tetap seperti masjid yang berada di tengah perumahan.

“Enggak tahu itu faktornya apa. Karena memang Istiqlal ini tidak punya massa. Tidak punya jemaah tetap. Kalau masjid-masjid yang ada di daerah kan memang sudah pasti masyarakatnya menunaikan zakatnya di situ. Kalau kita kan engga. Tergantung masyarakat yang ada,” ungkap Abu.

Abu menjelaskan pembayar zakat di Masjid Istiqlal kebanyakan adalah mereka yang sedang melakukan itikaf di masjid tersebut. Selain itu masyarakat yang sedang berkunjung ke Masjid Istiqlal.

“Kebanyakan yang bayar fitrah ini masyarakat yang kebetulan sedang itikaf di Istiqlal atau kebetulan lagi mampir. Orang daerah tugas ke Jakarta mampir di Istiqlal lihat counter zakat, dia bayar zakat,” jelas Abu.

Masjid Istiqlal menerima zakat fitrah dalam bentuk beras 3,5 liter atau uang sebesar Rp 50.000. Pembayaran zakat di Istiqlal dibuka sejak tanggal 1 Ramadhan hingga malam terakhir.

Zakat Fitrah di Masjid Istiqlal. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Zakat Fitrah di Masjid Istiqlal. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)

Zakat yang terkumpul akan diberikan ke mereka yang berhak menerima dalam bentuk beras seberat 4 kilogram per orang. Pembagiannya melalui dua jalur. Pertama, penyaluran langsung ke masyarakat di Masjid Istiqlal dan yang kedua melalui lembaga yang mengajukan permohonan pemberian zakat fitrah seperti masjid, musala atau rumah yatim.

“Yang dibagi langsung itu masyarakat yang datang ke sini yang sudah dari tahun ke tahun sudah biasanya menerima zakat fitrah di sini. Tanpa kami undang mereka datang sendiri,” tutur Abu.

Sedangkan untuk lembaga, Abu mengatakan, jumlahnya akan disesuaikan dengan banyaknya zakat yang diterima oleh Masjid Istiqlal.

“Kalau yang memohon zakat fitrah dari kami banyak sekali tapi kan gak mungkin dipenuhi. Kami sesuaikan dengan yang kami terima,” kata Abu.

Zakat Fitrah di Masjid Istiqlal akan dibagikan pada malam terakhir Ramadhan.