Pengacara Beberkan Kondisi MA Korban Penculikan: Sehat dan Masih Ceria

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampilan Malika Anastasya, bocah 6 tahun yang hilang diculik selama hampir satu bulan saat ditemukan oleh aparat kepolisian Senin (2/1) malam. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Penampilan Malika Anastasya, bocah 6 tahun yang hilang diculik selama hampir satu bulan saat ditemukan oleh aparat kepolisian Senin (2/1) malam. Foto: Dok. Istimewa

Kuasa hukum keluarga korban penculikan MA, Azam Khan, mengunjungi MA di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Di sana MA juga bertemu dengan orang tuanya setelah hampir sebulan tak bertemu atau sejak diculik pada Rabu (7/1).

"Alhamdulillah, orang tua sejak tadi malam yang perempuan sudah mendampingi, kondisi anak sehat. Terus orang tua laki juga tadi saya bawa sudah melihat langsung. Saya pun barusan melihat langsung ketemu sama MA, malah merangkul sama saya dan salaman beberapa menit," kata Azam di RS Polri, Kramat Jati.

Menurut Azam, kondisi MA cukup baik dan sehat. MA juga cukup ceria dan berkomunikasi seperti biasa padanya dan orang tuanya.

"Kedua kondisi anak saya melihat ceria," ujarnya.

Kuasa Hukum Keluarga Malika, Azam Khan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa (3/1/2023). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Azam berharap MA tak mengalami pelecehan selama diculik Iwan Sumarno. Kekhawatiran itu bukan tanpa sebab, Iwan diketahui merupakan residivis kasus pencabulan anak di bawah umur pada 2014 lalu. Dia baru bebas pada 2021 lalu setelah dipenjara 7 tahun.

"Mudah-mudahan tidak terjadi sampai ke arah pelecehan seksual, mudah-mudahan tidak. Paling kalau memang ke arah trafficking penjualan bisa iya," imbuhnya.

"Di lampu-lampu merah biasa begitu bisa ia. Tapi kalau untuk lain-lain gak ada kalau saya melihat kondisi anaknya mudah-mudahan tidak terjadi sampai pelecehan karena menyangkut masa depan anak. Saya sebagai pengacaranya berharap begitu," pungkasnya.

kumparan post embed

Kepolisian menangkap Iwan dan mengamankan MA di Ciledug, Tangerang pada Senin malam. Dari keterangan polisi, Iwan kerap memukuli dan memaki MA.

Sedangkan untuk hasil visum kondisi MA, polisi masih menunggu penjelasan dari rumah sakit.