Pengacara Sopir yang Ribut di GT Tomang Bantah Ada Penamparan: Hanya Menoel

23 Mei 2022 20:11 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Perseteruan pengemudi Pajero dan pengemudi Yaris di GT Tomang, Minggu (22/5/2022). Foto: Instagram/@ahmadsahroni88
zoom-in-whitePerbesar
Perseteruan pengemudi Pajero dan pengemudi Yaris di GT Tomang, Minggu (22/5/2022). Foto: Instagram/@ahmadsahroni88
ADVERTISEMENT
Perseteruan antara William Yani, sopir Mitsubishi Pajero dengan Yohanes Aditya Sutanto, pengemudi Toyota Yaris yang terlibat keributan di Gerbang Tol Tomang telah berakhir damai.
ADVERTISEMENT
Perseteruan itu sempat viral di sosial media lantaran diunggah Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Dalam video itu, terlihat tangan William sempat diarahkan ke pipi Yohanes kemudian dinarasikan Sahroni sebagai menampar.
Terkait hal itu, pengacara William, Michael Pardede, mengeklaim kliennya tak pernah melakukan penamparan. Kliennya hanya mencolek pipi Yohanes.
"Saya klarifikasi yang namanya penamparan itu tidak ada, yang ada menoel. Tadi kita juga kasih keterangan di wawancara kepolisian itu hanya menoel," kata Michael kepada wartawan, Senin (23/5).
Menurut Michael, insiden 'menoel' itu dilakukan kliennya hanya akibat emosi semata. Sebab saat itu terjadi kesalahpahaman antara mereka.
"Mungkin karena kondisi namanya orang kan gak bisa berpikir jernih, sehingga klien saya juga itu mungkin agak sedikit emosi, jadi adanya hal yang mungkin refleks menoel," terangnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Yohanes telah melayangkan laporan polisi terhadap William terkait dugaan penganiayaan ringan.
Namun kini laporan itu telah resmi dicabut setelah Yohannes dan William menjalani mediasi dan memutuskan untuk berdamai.