Pengacara Temui Kabareskrim, Minta Kejelasan Kasus Kematian Diplomat Arya Daru

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kuasa Hukum keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo menjawab pertanyaan wartawan saat dijumpai di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kuasa Hukum keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo menjawab pertanyaan wartawan saat dijumpai di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan

Pengacara dari keluarga diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan, mendatangi Bareskrim Polri pada Selasa (23/9).

Mereka datang untuk menanyakan tindak lanjut penanganan kasus kematian Arya Daru kepada Kabareskrim Komjen Syahardiantono.

"Kami berusaha untuk sharing informasi dengan Bareskrim, tentang misteri kematian Almarhum Arya Daru Pangayunan," kata Kuasa Hukum keluarga Arya Daru, Nicolay Aprilindo, di Bareskrim Polri.

Nicolay menyebut, penyebab kematian Arya Daru masih menjadi misteri. Berdasarkan tata cara kematiannya, dia menilai mustahil apabila Arya Daru meninggal dunia karena bunuh diri.

"Wajahnya dibungkus plastik, kemudian dilakban sedemikian rapinya, kemudian ditutup selimut, sedemikian rapinya, dan seprai tidak ada acak-acakan," ucap dia.

"Ini kalau tidak melibatkan pihak lain, ini sangat mustahil. Pasti ada pihak lain. Tidak mungkin almarhum, mampu melakukan itu sendiri," lanjut dia.

Ilustrasi Bareskrim Polri. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Apalagi, sambung Nicolay, Arya Daru berencana untuk pergi ke Finlandia sebelum ditemukan tewas. Menurut dia, Arya Daru menyambut dengan gembira tugasnya ke Finlandia dan sudah mempersiapkan keberangkatannya. Maka dari itu, alangkah janggal apabila Arya Daru tiba-tiba memutuskan bunuh diri.

"Begitu senang, begitu bangga, bahkan sudah mempersiapkan sekolah buat anak-anaknya, tempat tinggal buatnya, masa kan dia harus bunuh diri," jelas dia.

collection embed figure

Keluarga Duga Ada Keterlibatan Pihak Lain

Nicolay menambahkan adanya dugaan keterlibatan pihak lain yang mengakibatkan kematian Arya Daru juga tampak dari adanya beberapa benda berupa simbol yang diterima oleh pihak keluarga. Hingga kini, pengirim benda tersebut belum diketahui identitasnya.

"Kami akan berusaha untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian, maupun pihak TNI, untuk mengetahui siapa sih orangnya, yang mengirimkan simbol-simbol dan yang mengacak-ngacak kubur, atau makam almarhum di Yogyakarta baru-baru ini," ujar dia.

video from internal kumparan

Keluarga Arya Daru sempat mendatangi Mabes Polri, Selasa (16/9) untuk menyampaikan surat berisi permohonan perlindungan hukum kepada keluarga serta meminta misteri kematian Arya Daru diungkap.

Arya Daru adalah diplomat muda Kemlu yang ditemukan meninggal dunia di indekosnya di Gondia International Guesthouse, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat ,dengan wajah terlilit lakban.

Polda Metro Jaya mengungkap penyebab kematian Arya Daru, yaitu tidak ada unsur pidana dan tidak ada pihak lain yang terlibat. Namun, mereka masih membuka ruang bagi siapa pun yang mengetahui fakta dan hal baru terkait kasus kematian Arya Daru.