Pengajar Ruangguru Pertimbangkan Video Pelatihannya Dihapus

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kelas online gratis Ruangguru. Foto:  Instragram / @ruangguru
zoom-in-whitePerbesar
Kelas online gratis Ruangguru. Foto: Instragram / @ruangguru

Program Kartu Prakerja yang dikeluarkan pemerintah terus menimbulkan polemik hingga hari ini. Berawal dari keterlibatan Skill Academy yang dinaungi oleh Ruangguru sebagai salah satu platform pelatihan prakerja.

Ruangguru merupakan startup pendidikan milik Belva Devara, Stafsus milenial Presiden Jokowi yang kini sudah mengundurkan diri.

Kini, permasalahan Ruangguru dalam program Kartu Prakerja masih belum selesai. Salah seorang pengajar di Ruangguru, Prita Kusuma, disebut-sebut meminta video tentang pelatihan jurnalistik-nya ditarik dari Skill Academy Ruangguru.

Alasannya, Ruangguru tidak memberitahukan Prita video pelatihan jurnalistik-nya akan dipakai di Kartu Prakerja. Sebab, tujuan dari video itu untuk berbagi ilmu tentang jurnalistik yang dibayarkan secara pribadi oleh pengguna Ruangguru, bukan oleh APBN.

embed from external kumparan

Saat dikonfirmasi ke Prita, ia sedang bernegosiasi dengan Ruangguru terkait penarikan video pelatihannya.

"Saat ini saya sedang negosiasi, berkomunikasi dulu dengan pihak Ruangguru," kata Prita saat dihubungi kumparan, Jumat (1/5).

Namun, Prita belum mau memberikan informasi lebih lanjut. Sebab kata Prita, negosiasi dengan pihak Ruangguru belum selesai. Ia akan buka suara lagi setelah ada kesepakatan dengan Ruangguru.

"Nanti, ya, setelah saya selesai dan ada kesepakatan baru dengan Ruangguru. Saat ini saya masih berkomunikasi dengan Ruangguru, jadi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut lagi," sambungnya.

Prita sebelumnya dikenal sebagai seorang reporter televisi swasta nasional dan memulai kerja di dunia jurnalistik sejak tahun 2016. Kini Prita bekerja di salah satu kantor berita asing di Jakarta.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.