Pengakuan Pelaku Mutilasi Mayat dalam Karung di Depok

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampang Saepullah, pelaku mutilasi potongan tubuh di Depok. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tampang Saepullah, pelaku mutilasi potongan tubuh di Depok. Foto: Dok. Istimewa

Polisi menetapkan Saepullah sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap pria bernama Kunaefi (51), yang jasadnya dimutilasi dan ditemukan dalam karung di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/8/2026) sore.

Dalam video pemeriksaan yang diterima, Saepullah mengaku melakukan mutilasi terhadap korban di rumah kontrakannya di wilayah Cipayung, Depok.

"Karena susah bawanya, Bang. Di situ kan ramai orang," kata Saepullah kepada penyidik, Selasa (5/8/2026).

"Kontrakanku di Cipayung, Jalan Blimbing," lanjutnya.

Korban Ditusuk Sebelum Dimutilasi

Sebelum memutilasi korban, Saepullah mengaku terlebih dahulu membunuh Kunaefi dengan cara menusuk menggunakan pisau dapur.

"Pakai pisau yang saya gunakan buat nusuk," ujar Saepullah.

Setelah melakukan mutilasi, pelaku kemudian membuang pisau dan pakaian korban ke tempat sampah di sekitar kawasan Pitara, Depok.

"Dibuang sama baju-bajunya, Bang. Pokoknya dekat pom arah Pitara yang Kalilicin," jelasnya.

Pelaku mengaku masih mengingat lokasi pembuangan barang bukti tersebut.

"Mungkin di jalan raya, tapi di tong sampah. Sudah, hafal," katanya.

Mengaku Beraksi Sendiri

Saepullah juga menegaskan bahwa aksi pembunuhan tersebut dilakukan seorang diri.

Terkait sosok berinisial JJ yang disebut dalam pemeriksaan, Saepullah mengatakan orang tersebut tidak ikut membantu pembunuhan maupun proses pembuangan jasad korban.

"JJ gunanya ngapain? Perannya ngapain? Dia enggak bantuin, cuma nutupin saja. Nutupin ceritanya supaya orang lain tidak tahu," ujar Saepullah.