Pengakuan Penembak Hansip di Cakung: Duit Hasil Maling Dipakai Bayar Pinjol
·waktu baca 2 menit

Polisi menangkap Romaja S alias Roma, pelaku penembakan terhadap petugas keamanan atau hansip bernama Atim Suhara (53) di Cakung, Jakarta Timur. Romaja diamankan saat hendak kabur ke Lampung menggunakan kapal penyeberangan di Pelabuhan Merak.
Dalam pemeriksaan, Romaja mengaku menyesal telah menembak korban hingga tewas. Ia mengaku sempat dua kali menembak.
“Khilaf, dua kali nembak,” ujar Romaja saat diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/11).
Ketika ditanya soal motif, Romaja mengaku uang hasil kejahatan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ditanya lebih lanjut apakah juga untuk membayar pinjaman online, Romaja hanya mengangguk.
“(Duit kejahatan) buat kebutuhan,” katanya singkat.
Sementara, rekan Romaja berinisial PS juga turut ditangkap polisi. Keduanya terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor yang berujung penembakan tersebut.
Sebelumnya, korban Atim Suhara tewas usai ditembak ketika berusaha menggagalkan pencurian motor.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, dua pelaku terlihat hendak mencuri motor di sebuah gang kawasan Cakung, Jakarta Timur.
Saat korban dan rekannya datang menggunakan motor dan menabrak kendaraan pelaku, keduanya melawan. Salah satu pelaku kemudian menembak Atim hingga meninggal dunia di lokasi.
Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan pelaku lainnya dan asal senjata api yang digunakan dalam aksi penembakan itu.
