Pengalaman Naik Kapal Zahro Express

Kapal ekspres Zahro sering direkomendasikan operator tur untuk wisatawan yang bermaksud piknik ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Kapal ini jelas tampak keren dibandingkan kapal-kapal nelayan tradisional yang biasa melayani wisatawan dari Pelabuhan Kaliadem Muara Angke ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu.
Kapal itu memiliki berat 106 gross ton (GT). Anjungannya terbuat dari fiber, sedang bagian bawah kapal terbuat dari kayu dilapisi fiber. Kapal ini melayani rute Muara Angke-Pulau Tidung.

Dalam pelayaran pada Minggu (1/1/2017), informasi dari Basarnas menjelaskan, Moh Nali bertindak sebagai nakhoda. Jumlah awaknya ada 6 orang. Jumlah penumpang yang diangkut sekitar 247 orang. Kapal itu terbakar setelah 2 km berlayar dari Pelabuhan Muara Angke. Sebanyak 224 orang selamat dan 23 orang tewas.
Reporter kumparan tahun lalu pernah berwisata ke Pulau Tidung menggunakan kapal ini. Saat itu kami menggunakan biro tur yang menawarkan program 2 hari 1 malam seharga Rp 400 ribu/orang. Paket itu sudah all in, misalnya penginapan, kegiatan wisata selama di Tidung, makan-minum, dan tiket PP Kaliadem Muara Angke ke Tidung menggunakan Zahro Express.
Penumpang di kapal itu cukup banyak, seperti kelebihan kapasitas. Bahkan ada yang memasuki area anjungan tempat nakhoda mengemudikan kapal.
Sejumlah penumpang keluar dari kabin dan mencari angin di dek. Menurut kami ini cukup berbahaya, karena dek itu ukurannya minim, hanya selebar satu orang dewasa. Saat itu, penumpang yang berdiri atau duduk di sekitar dek kapal tidak bisa dibilang sedikit. Namun awak kapal tidak ada yang melarang atau sekadar memperingatkan bahwa tindakan itu berbahaya mengingat ukuran kapal yang tidak terlalu besar.
Salah satu operator tur yang menawarkan wisata ke Pulau Tidung adalah Nabita Tour. Di websitenya, operator itu menawarkan “Paket Kapal Cepat Zahro Express (2D 1N) di Pulau Tidung." Kapal itu disebut memiliki fasilitas seperti AC, kursi, TV dan karaoke.
kumparan mencoba menelepon Nabita Tour untuk menanyakan apakah ada pengguna jasanya yang turut menumpang kapal Zahro Express dalam kebakaran hari ini, namun sayang telepon tidak diangkat.
Kapal Zahro Express sekarang hangus setelah kebakaran hebat membakar badan kapal pagi tadi, 2 km dari Pelabuhan Kaliadem Muara Angke. Saat itu lebih dari 200 penumpang ada di dalam kapal untuk berwisata ke Pulau Tidung. Basarnas menyebut sebanyak 224 orang selamat dan 23 orang tewas.
Polisi menduga kapal itu kelebihan muatan. "Yang tertulis di manifes ada 100 orang, tapi jumlah penumpang lebih 100," ucap Kasat Polair Kepulauan Seribu AKP Zaroki.
Secara terpisah, Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono yang sedang menjenguk korban di RS Atma Jaya menyebut kapal itu memiliki kapasitas 285 orang dan yang naik hari ini sebanyak 238 orang. Dengan demikian kapal tidak kelebihan muatan. Yang menjadi pertanyaan, jumlah penumpang yang tertulis di manifes hanya 100 orang.
