Pengalaman Pemegang Kartu Prakerja Ikut Kelas Online Ruangguru

kumparanNEWSverified-green

comment
14
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kartu Prakerja, Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Kartu Sembako Murah Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kartu Prakerja, Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Kartu Sembako Murah Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan

Penyedia layanan kurus online untuk program Kartu Prakerja sempat menjadi perhatian. Mulai dari polemik yang melibatkan Staf Khusus Presiden Adamas Belva Devara hingga isi konten yang dinilai mirip dengan YouTube.

Sebenarnya bagaimana pengalaman belajar menggunakan platform tersebut? Berikut cerita Monica-nama disamarkan-red, pemegang Kartu Prakerja asal Bogor. Ia merupakan pekerja terdampak pandemi COVID-19 yang diputus kerja pada 23 Maret 2020.

“Saya bekerja di salah satu perusahaan terbesar di bidang F&B (Food and Beverages) dan event. Saya hampir saja lulus masa percobaan (malah kena PHK),” ungkap Monica kepada kumparan, Kamis (30/4).

Ia kemudian mendaftarkan program Kartu Prakerja Gelombang I. Ia mengatakan, hanya butuh 5 menit untuk memverifikasi jawaban tes program itu.

Kuliah online pemegang kartu Pra Kerja. Foto: Dok. Istimewa

Kemudian ia dinyatakan diterima pada Kamis (23/4) melalui pemberitahuan pesan singkat (SMS).

“Setelah [diterima], saya mengambil kelas dan belum tahu mengenai sertifikat dan lainnya, akhirnya saya pilih Skill Academy by Ruangguru,” jelas Monica.

Ia memilih kelas pelatihan Excel dengan harga Rp 250 ribu setelah mendapatkan diskon 50 persen. Ia mengatakan, selama mengikuti kelas ia merasa bosan. Sebab, tak ada rumus-rumus Excel yang ada dalam video.

“Mestinya kan biar sama-sama enak di dalam video e-learning mereka memasukkan rumus-rumus excel jadi bisa dicatat. Jadi memang harus kita yang fokus sendiri bagaimana rumusnya dimasukkan ke tabel yang mana, kolom yang mana,” ujarnya.

Monica menambahkan, selama mengikut kelas tak ada ada kendala teknis. Ia mengaku materi yang didapatkan bisa meningkatkan skillnya.

Meski begitu, ia mengeluh tidak bisa mengambil kelas yang lain karena sertifikat dari kelas sebelumnya belum masuk dashboard. Padahal, sertifikat itu penting untuk mendapatkan insentif yang dijanjikan pemerintah.

Kuliah online pemegang kartu Pra Kerja. Foto: Dok. Istimewa

“Akhirnya saya cari di Twitter banyak yang bernasib sama dengan saya, sudah lolos namun karena belum ada update sertifikat di dashboard jadi tidak bisa ambil kelas lain, belum lagi tidak tahu sampai kapan ini,” tambahnya.

Ia berharap masalah tersebut segera bisa selesai. Selain itu, ia juga meminta kualitas server situs Prakerja juga ditingkatkan agar proses pencairan insentif lancar.

“Karena tidak adil aja kalau uang pelatihan yang masuk Rp 1 juta hanya bisa terpakai satu bulan dan hangus pula, sedangkan prosesnya lama di verifikasi sertifikat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, bagi penerima Kartu Prakerja akan mendapat bantuan senilai Rp 3.550.000 dengan rincian sebagai berikut:

  • Bila peserta sudah dinyatakan lolos, akan mendapat dana subsidi awal sebesar Rp 1.000.000 yang khusus digunakan untuk membayar biaya pelatihan. Saldo ini tidak dapat dicairkan.

  • Setelah menyelesaikan kelas pelatihan dan men-submit sertifikat, peserta kemudian akan mendapat dana insentif Rp 2.400.000 yang akan diberikan secara bertahap Rp. 600.000/bulan selama 4 bulan. Dana bisa dicairkan setiap bulan.

  • Penerima Kartu Prakerja juga akan mendapat dana bonus survey Rp 150.000 jika mengisi 3 kali Survei Evaluasi setelah selesai pelatihan. Satu kali survei senilai Rp 50 ribu.

Bagi Anda yang mempunyai pengalaman terkait pendaftaran Kartu Prakerja atau kursus online di mitra yang ditunjuk Program Kartu Prakerja, silakan kirim surel ke redaksi@kumparan.com.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.