Pengantar Jenazah Bentrok dengan Warga di Makassar, 6 Orang Terkena Panah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mobil jenazah. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mobil jenazah. Foto: kumparan

Rombongan pengantar jenazah terlibat tawuran dengan warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/6) malam, sekitar pukul 21.00 WITA. Akibatnya, enam orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena terkena anak panah busur.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando KS mengatakan, warga yang bentrok tersebut menggunakan anak panah busur hingga batu.

"Enam orang terkena panah. Mereka saat ini sementara dirawat di rumah sakit," kata Lando kepada kumparan, Selasa (21/6).

Lando tidak merinci kronologi keributan ini. Tetapi, berdasarkan informasi yang diterima, keributan berawal ketika iring-iringan dari pengantar jenazah melintas di depan pom bensin di Jalan Perintis Kemerdekaan, Biringkanaya.

Saat itu, terdapat sejumlah pemuda berkumpul di pinggir jalan. Ketika rombongan pengantar jenazah lewat, mereka diduga ugal-ugalan. Sehingga warga pun tersulut emosi dan menyerang pengantar jenazah.

"Mereka saling serang anak panah busur dan batu di tengah jalan," ungkapnya.

Dalam insiden ini, enam orang yang belum diketahui identitasnya terkena anak panah busur. Mereka dikabarkan terkena panah di punggung, pantat, kaki dan betis.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. Kami masih mengejar pelakunya," tandasnya.

embed from external kumparan