Pengendara Mobil Bersajam di Italia Tabrak Pejalan Kaki, 7 Orang Terluka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Shutterstock

Seorang pengemudi mobil melukai tujuh orang, empat di antaranya mengalami luka parah, setelah mobil yang dikendarainya melaju ke trotoar di kota Modena, Italia utara, pada Sabtu (16/5) waktu setempat. Setelah itu, ia keluar dari mobil sambil diduga membawa senjata tajam berupa pisau.

Kesaksian awal para saksi mata menyebut pengemudi yang berusia sekitar 30-an tahun.

"(Ia) mengarah ke trotoar, menabrak sebuah sepeda, lalu menghantam seorang perempuan secara langsung hingga mengalami luka parah dengan kedua kakinya remuk”, kata Wali Kota Modena, Massimo Mezzetti, kepada media lokal dan kantor berita ANSA dikutip dari AFP.

Mobil tersebut kemudian menabrak etalase sebuah toko.

“Ia terlihat memegang pisau di tangannya, tetapi tidak berhasil menikam siapa pun. Tampaknya ia sedang mencoba menyerang seseorang,” kata Mezzetti.

Ia menambahkan, polisi telah menangkap pengemudi tersebut dan sedang memeriksanya. Mezzetti mengatakan kepada saluran RaiNews bahwa empat dari tujuh korban mengalami luka serius.

Seorang saksi mengatakan kepada media Italia bahwa mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan Emilia Centro, kawasan yang sangat ramai pada Sabtu sore.

“Saya mendengar benturan dan melihat orang-orang tertabrak,” katanya.

“Mobil itu mendekati saya dan saya berhasil menjatuhkan diri ke tanah,” ujar pria tersebut, yang kepalanya berlumuran darah.

“Pengemudinya tampak berada di bawah pengaruh obat-obatan atau mabuk, dia tidak terlihat dalam kondisi normal.”

Ia dan beberapa pejalan kaki lainnya mengejar pelaku ketika mencoba melarikan diri, lalu berhasil melucuti pisaunya setelah pria itu mengeluarkan senjata tersebut, tambahnya.

Wali Kota Mezzetti berterima kasih kepada warga yang menunjukkan keberanian dan rasa tanggung jawab sebagai warga negara.

“Kita perlu memahami apa yang melatarbelakangi tindakan ini. Tetapi ini adalah peristiwa yang dramatis,” ujarnya.

“Saya sangat terguncang. Apa pun motifnya, ini adalah tindakan yang sangat serius. Jika ternyata ini merupakan serangan yang disengaja, maka itu akan jauh lebih serius lagi,” kata Mezzetti.