Pengunggah Video Viral Ibadah Bekasi Akui Ada Keluarga Lain Rumah yang Ikut

Sebuah video yang memperlihatkan warga memarahi satu keluarga yang sedang beribadah mingguan di kompleks perumahan di Bekasi viral. Video tersebut diunggah oleh salah satu anggota keluarga, Arion Sihombing (23). Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 11.30 WIB pada Minggu (19/4).
Arion menambahkan, ibadah tersebut diikuti oleh sepuluh orang. Yakni, kedua orang tuanya, kakaknya, dia sendiri, kedua adiknya, satu tantenya, satu nenek, dan satu tantenya lagi beserta suaminya. Satu tante dan satu neneknya sudah tinggal bersama sekitar satu tahun.
"Tante (yang satunya) dan suaminya ini tinggal satu kilometer dari rumah saya di Desa Jayamukti juga. Sekaligus menjenguk nenek saya yang sedang sakit ya kami sekaligus ibadah bersama," ujarnya kepada kumparan, Senin (20/4).
Ia menegaskan, keluarganya sedang melaksakan ibadah. Bukan untuk mendoakan neneknya yang sedang sakit.
"Pada saat itu papa saya yang membaca khotbah. Tiba-tiba Bapak M (inisial) beserta Pak RT dateng marah-marah. Sisanya apa yang ada di video. Itu video original tanpa dipotong," tandasnya.
Arion mengatakan, pelaku segera pergi dari rumahnya ketika tahu aksinya sedang direkam.
Kejadian tersebut, tambah Arion, mengingatkan insiden yang telah terjadi pada 14 tahun yang lalu. Kala itu, keluarganya tengah melaksanakan syukuran rumah.
"Papa saya diancam, terpaksa papa saya tanda tangan tidak boleh ibadah. Pelopornya dia juga," tandasnya.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan telah memanggil kedua pihak, termasuk pengunggah video, Arion.
Ia mengatakan, terjadi kesalahpahaman antara kedua pihak. Pria yang marah dalam video berniat menegur karena warga berkumpul dengan jumlah melebihi batas aturan PSBB, yaitu maksimal 5 orang.
“Kesalahpahaman terjadi terkait PSBB jadi Pak Haji M (inisial) menyampaikan bahwa tidak bisa melaksanakan kegiatan ibadah dengan jumlah sekian banyak karena saat ini sedang terjadi PSBB,” kata Hendra saat dihubungi kumparan, Senin (20/4).
*****
Simak panduan lengkap dalam menghadapi pandemi corona dalam Pusat Informasi Corona. Sebuah inisiatif yang dirancang kumparan untuk membantu masyarakat Indonesia.
