kumparan
12 Februari 2020 23:55

Pengungkapan Kasus Senpi Pengemudi Lamborghini di Jaksel Berbuah Rekor MURI

PTR- MURI Jaya Suprana Mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel
Pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia Jaya Suprana kepada Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya. Foto: Dok. Polres Jaksel
Masih ingat dengan kasus penodongan senjata api yang dilakukan pengemudi Lamborghini, Abdul Malik? Kasus yang kemudian berkembang pada pengungkapan kepemilikan satwa dilindungi dan senjata api ilegal itu, berbuah rekor MURI.
ADVERTISEMENT
Piagam rekor itu diberikan pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia Jaya Suprana kepada Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama dan mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya. Keduanya menerima penghargaan kategori pengungkapan kasus kepemilikan senjata api ilegal terbanyak.
Dalam pengungkapan kasus itu, polisi menyita tujuh pucuk senjata api dan sebuah granat ilegal. Senpi itu terdiri dari senjata laras panjang jenis AR 15, M16 yang sudah dimodifikasi menjadi M4, M4, shotgun, dan pistol jenis Glock.
"Saya terkesan apa yang dilakukan Polres Metro Jaksel membuktikan bahwa beliau-beliau ini menunaikan tugas negara tanpa pandang bulu," kata Jaya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/2).
MURI Jaya Suprana Mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel
Pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia Jaya Suprana kepada Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya (kanan). Foto: Dok. Polres Jaksel
Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Choiron El Atiq yang mewakili Kapolres Jaksel berterimakasih atas penghargaan tersebut. Ia mengatakan pengungkapan senpi ilegal itu berawal dari kasus penodongan pelajar yang terjadi pada 21 Desember 2019.
ADVERTISEMENT
Dari laporan itu, polisi melakukan penangkapan terhadap Lamborghini bernama Abdul Malik. Polisi kemudian menemukan sejumlah senjata api ilegal saat menggeledah kediaman pria tersebut.
"Dari pengungkapan tersebut, polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan ditemukan brankas berisi tujuh senjata api ilegal beserta ratusan peluru," kata Choiron.
Penghargaan dari MURI tersebut menjadi yang kedua diterima Polres Jakarta Selatan. Tahun 2019, Polres Jaksel menerima penghargaan atas penyelesaian kasus pidana terkait perempuan dan anak terbanyak, yakni 960 kasus.
Senjata api ilegal, Polres Jaksel
Petugas kepolisian menunjukan tersangka dan barang bukti senjata api ilegal di Polres Jakarta Selatan, Rabu (8/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Senjata api ilegal, Polres Jaksel
Proyektil senjata api ilegal di Polres Jakarta Selatan, Rabu (8/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Senjata api ilegal, Polres Jaksel
Barang bukti senjata api ilegal di Polres Jakarta Selatan, Rabu (8/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan