Pengunjung Karaoke di Semarang Dipanggil ke Parkiran lalu Dianiaya hingga Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Pemuda di Semarang bernama Agus Priyanto tewas usai dianiaya dan dibacok oleh segerombolan orang di tempat karaoke.

Peristiwa itu terjadi di tempat karaoke Love Girl, Kawasan Kampung Karaoke Rowosari Atas atau Gambilangu, Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, pada pukul 00.30 WIB, Kamis (6/7).

Seorang saksi mata, Dimas, mengatakan korban tewas saat mendapat perawatan di puskesmas. Korban terluka di bagian dada kiri dan wajahnya.

"Masih ada denyut nadi waktu di teras itu, terus dibawa ke Puskemas Kaliwungu pakai mobil, lalu meninggal dunia," ujar Dimas kepada wartawan, Kamis (6/7).

Ia menyebut, peristiwa ini berawal saat korban bersama teman-temannya sedang berkaraoke pada Rabu malam (6/7). Kemudian ada seseorang mencari dirinya dan meminta untuk bertemu.

"Korban diminta keluar sama orang itu ke parkiran. Korban terus keluar sama pacarnya. Terus langsung dibacok, setelah dibacok, pacarnya teriak-teriak ada yang bawa alat (senjata tajam)," jelas dia.

Korban yang terkapar itu kemudian kembali dianiaya oleh sejumlah orang yang diduga merupakan teman yang membacok dirinya pertama kali. Gerombolan itu kemudian pergi dan meninggalkan korban di teras karaoke.

"Di dekat ruangan operator, dieksekusi di dekat situ. Rombongan temannya datang sekitar enam orang tiga motor, masuk ada yang melerai tapi tidak berani karena diancam," sebut dia.

Dimas sendiri mengaku kaget dengan peristiwa ini. Ia menduga ada unsur dendam dibalik pengainiayaan ini.

"Masalah kurang paham, privasinya juga tidak tahu karena enggak berani nanya panjang. Tapi kayanya dendam," kata Dimas.

Aparat kepolisian sudah mendatangi, dan memasang garis polisi di tempat karaoke tersebut.